Polisi selidiki ledakan petasan akibatkan sembilan orang luka di Pekalongan

11 hours ago 3

Pekalongan (ANTARA) - Kepolisian Resor Pekalongan Kota, Jawa Tengah, menyelidiki kasus ledakan petasan di Kelurahan Noyontaansari, Kecamatan Pekalongan Timur, Sabtu, yang mengakibatkan sembilan orang mengalami luka-luka.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Pekalongan Kota Ajun Komisaris Polisi Setiyanto di Pekalongan, Sabtu, mengatakan bahwa ledakan itu terjadi saat sejumlah remaja sedang merakit petasan di dalam rumah dengan menggunakan palu dan obeng.

"Kami telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan berkoordinasi dengan Polda Jawa Tengah," katanya.

Selain itu, polisi juga menyita sejumlah sisa-sisa barang bukti, seperti selongsong petasan yang berisi serbuk maupun yang masih kosong.

Berdasarkan keterangan para saksi, suara ledakan terdengar dari arah rumah kosong yang berjarak sekitar tiga meter dari tempat tinggal korban.

Dampak ledakan petasan itu menyebabkan kaca rumah warga pecah serta bagian atap dan genteng mengalami kerusakan. Selain itu, para korban ledakan mengalami luka bakar dan luka ringan di beberapa bagian tubuh.

Baca juga: Satu tewas akibat ledakan petasan di sebuah rumah di Semarang

Baca juga: Labfor Polda Jateng olah TKP ledakan sebuah rumah di Semarang

Ia yang didampingi Kasi Humas Polres Pekalongan Iptu Purno Utomo mengatakan para korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bendan, Rumah Sakit Siti Khodijah, serta klinik terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti ledakan petasan tersebut.

"Berdasar keterangan saksi, bahan peledak untuk petasan tersebut dibeli secara daring," katanya.

Ia mengimbau masyarakat tidak membuat maupun menyalakan petasan atau bahan peledak lainnya karena hal itu berisiko tinggi terhadap keselamatan.

"Kami mengajak masyarakat tidak membuat dan menyalakan petasan, terlebih dengan daya ledak tinggi. Selain membahayakan diri sendiri dan orang lain, juga dapat menimbulkan kerusakan," katanya.

Baca juga: Polisi Nganjuk tangani kasus ledakan petasan sebabkan dua remaja luka

Baca juga: Korban ledakan petasan Ponorogo meninggal setelah empat hari dirawat

Pewarta: Kutnadi
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |