Jakarta (ANTARA) - Polisi menyelidiki kasus keributan yang melibatkan sopir truk dan sejumlah anak jalanan di kawasan Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
"Melaporkan adanya sekelompok anak punk atau anak jalanan yang sedang melakukan perusakan terhadap mobil truk yang sedang melintas," kata Kapolsek Pesanggrahan Kompol Seala Syah Alam di Jakarta, Minggu.
Seala mengatakan laporan tersebut diterima melalui layanan darurat 110 sekitar pukul 12.50 WIB. Pelapor menginformasikan adanya sekelompok anak jalanan yang diduga terlibat keributan dengan pengemudi truk di Jalan Ciledug Raya, tepatnya di depan Halte Universitas Budi Luhur.
"Pelapor tidak mengetahui apa penyebabnya karena hanya pengguna jalan yg sedang melintas," ucap dia.
Menindaklanjuti laporan itu, personel Polsek Pesanggrahan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
Baca juga: Polisi segera hukum pelaku penganiayaan di Jaklingko usai uji klinis
Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, petugas memperoleh keterangan dari seorang saksi bernama Ridwan yang bertugas sebagai petugas keamanan kampus Universitas Budi Luhur.
Menurut saksi, peristiwa bermula saat sebuah mobil pribadi jenis Mazda berwarna merah marun berhenti di depan kampus untuk bernegosiasi dengan sopir truk engkel berwarna kuning.
Di tengah proses tersebut, sekitar enam anak jalanan mendatangi sopir truk dan meminta pertanggungjawaban karena salah seorang rekan mereka diduga terserempet kendaraan tersebut.
Baca juga: Pelaku penganiayaan penumpang Jaklingko punya riwayat gangguan jiwa
Saksi mengatakan pengemudi mobil pribadi sempat meminta anak-anak jalanan tersebut menunggu hingga urusannya dengan sopir truk selesai. Setelah itu, anak jalanan yang bersangkutan meminta biaya pengobatan bagi rekannya yang diduga mengalami cedera ringan.
"Dari keterangan saksi, sopir truk kemudian bertanggung jawab dengan mentransfer sejumlah uang kepada pihak yang bersangkutan," ucap dia.
Saat petugas tiba di lokasi, seluruh pihak yang terlibat telah membubarkan diri dan melanjutkan perjalanan masing-masing ke arah Cipulir. Polisi juga telah berkoordinasi dengan pelapor yang saat kejadian melintas di lokasi menuju Bekasi.
Pelapor menyampaikan apresiasi atas respons cepat petugas dalam menindaklanjuti laporan yang disampaikan melalui layanan 110. Hingga saat ini situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif.
Baca juga: Polri-TNI dan masyarakat perkuat sinergi jaga kamtibmas di Jaksel
Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































