Unila gandeng BRIN bentuk Pusat Kolaborasi Riset Singkong

2 hours ago 1
Tentunya hal itu ini menghasilkan produk singkong berkualitas dengan daya saing global

Bandarlampung (ANTARA) - Universitas Lampung (Unila) melakukan kerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam membentuk Pusat Kolaborasi Riset (PKR) Cassava atau singkong.

"Usulan pembentukan Pusat Kolaborasi Riset (PKR) Cassava langsung mendapat dukungan dari Kepala BRIN Arif Satria yang meminta Unila menyiapkan proposal komprehensif yang berdampak nyata," kata Rektor Unila Prof Lusmeilia Afriani dalam keterangannya di Bandarlampung, Minggu.

Ia mengatakan salah satu fokus riset unggulan Unila yakni Cassava Centre, hal itu mengingat Lampung merupakan daerah penghasil singkong terbesar.

"Terlebih Unila memiliki tiga pilar kekuatan utama dalam hal ini yakni sumber daya manusia yang masif, kekuatan akademik dan kepakaran, serta keseimbangan gender yang menjanjikan,” katanya.

Baca juga: Unila hasilkan singkong unggul dengan inovasi teknik sambung

Menurutnya, dalam riset ini Unila tidak hanya melibatkan satu bidang disiplin ilmu, namun juga mengikutsertakan sejumlah fakultas yang ada seperti Teknik Elektro, Teknik Mesin, Hukum, dan Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB).

"Tentunya hal itu ini menghasilkan produk singkong berkualitas dengan daya saing global," kata dia.

Sementara itu Kepala BRIN Prof. Arif meminta Unila menyiapkan satu proposal komprehensif terkait PKR Cassava yang berdampak nyata.

Baca juga: BRIN: Produksi singkong nasional untuk energi belum memadai

“Satu topik saja, tapi komprehensif dan ada impact. PKR Cassava ini warna baru untuk BRIN,” kata Arif Satria.

Arif juga menekankan arah BRIN dalam memajukan riset dan inovasi untuk meningkatkan produktivitas Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan memperkuat industri swasta nasional.

"Selain itu kami juga memfasilitasi co-development teknologi maju dunia agar dapat masuk ke Indonesia," kata Arif Satria.

Baca juga: BRIN paparkan potensi mocaf sebagai bahan pangan alternatif terigu

Pewarta: Dian Hadiyatna
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |