Jakarta (ANTARA) - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) berkomitmen untuk terus memberdayakan usaha mikro dan kecil (UMK) melalui Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM), layanan pinjaman modal yang dirancang khusus untuk UMK, termasuk ULaMM Syariah.
Sekretaris Perusahaan PNM, Lalu Dodot Patria Ary, menjelaskan sejak diluncurkan pada Agustus 2008, ULaMM tidak hanya memberikan pembiayaan, tetapi memiliki keunggulan dengan menyediakan berbagai dukungan teknis seperti pelatihan usaha, jasa konsultasi, pendampingan, serta pengelolaan keuangan, akses pasar yang lebih luas bagi para nasabah, termasuk pembiayaan dengan skema syariah.
ULaMM Syariah, ujar dia dalam keterangannya di Jakarta, Rabu penyaluran pembiayaannya dilakukan berdasarkan ketentuan prinsip syariah dan berlandaskan fatwa serta pernyataan kesesuaian syariah dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI), telah menjadi produk unggulan dari PNM.
Sampai dengan Desember 2024, menurut dia 73 dari total pembiayaan PNM dijalankan menggunakan akad syariah melalui program Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) Syariah dan ULaMM Syariah,
"Hal ini membuktikan komitmen PNM untuk menyediakan layanan pembiayaan yang adil, transparan, dan inklusif, khususnya bagi para pengusaha Ultra Mikro, Mikro, dan Kecil," katanya.
Prinsip transaksi ULaMM Syariah mengedepankan kebebasan dalam membuat kontrak berdasarkan kesepakatan bersama (tijaratan’an taradhin minkum) dan kewajiban untuk memenuhi akad (aqd).
Transaksi yang dilakukan bebas dari unsur riba (bunga), maysir (judi), dan gharar (ketidakjelasan), serta memastikan etika (ahlak) dalam setiap transaksi.
Salah satu contoh sukses dari penerapan ULaMM Syariah dialami seorang nasabah unggulan asal Kopeng, Magelang, Jawa Tengah Suwondo, yang mengembangkan usaha mini market DD Mart, rumah pembibitan, dan penanaman sayuran organik. Beli.
Di rumah pembibitannya, dia menanam sayuran organik, serta memberdayakan nasabah PNM Mekaar yang kini bekerja sebagai petani sayur dan peternak ayam petelur.
Baca juga: Ekonom: Pembiayaan ultramikro perlu didorong demi entaskan kemiskinan
Hasil telur yang dihasilkan tidak hanya digunakan untuk konsumsi ketahanan pangan keluarga, tetapi juga dijual melalui DD Mart milik Suwondo, sehingga membentuk ekosistem perdagangan yang sirkular.
Dodot menyatakan keberhasilan Suwondo tersebut menunjukkan bagaimana ULaMM tidak hanya memberikan pembiayaan, tetapi juga pemberdayaan masyarakat dan mendukung ketahanan pangan yang berkelanjutan.
"Kami berkomitmen untuk terus mendampingi nasabah dan memperluas layanan syariah, menciptakan dampak yang lebih luas untuk ekonomi kerakyatan di Indonesia," ujarnya.
Baca juga: Relawan PNM kembali turun langsung salurkan bantuan dan kuatkan korban bencana
Baca juga: PNM salurkan bantuan air bersih di Aceh Tamiang
Pewarta: Subagyo
Editor: Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































