Jakarta (ANTARA) - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero menghadirkan dua Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Center pertama di Jakarta sebagai komitmen mendukung transisi energi bersih 2026.
"Sebagai bentuk komitmen mendukung program pemerintah dalam percepatan transisi energi dan pengurangan emisi karbon menuju Net Zero Emission (NZE) 2060, PLN menghadirkan dua SPKLU Center pertama di Jakarta," kata Direktur Retail dan Niaga PLN Adi Priyanto di Rest Area KM 10.6 Jagorawi, Cibubur, Cipayung, Jakarta Timur, Senin.
Adi menyebut, kehadiran fasilitas ini menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi dan mempercepat peralihan menuju mobilitas rendah emisi di ibu kota.
Dua SPKLU Center tersebut berlokasi di Rest Area KM 10.6 Jagorawi dan Kantor PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya, Gambir, Jakarta Pusat.
Baca juga: SPKLU di Jakarta didominasi dengan teknologi pengisian daya cepat
SPKLU Center di Jagorawi dibangun melalui kemitraan antara PLN dan High Volt Technologi (HVT) dengan total enam unit charger berkapasitas Ultra Fast Charging 2x60 kW, 2x120 kW, dan 2x200 kW.
Fasilitas ini beroperasi 24 jam dengan area istirahat yang nyaman bagi pengemudi kendaraan listrik serta dilengkapi berbagai layanan penunjang.
Adapun SPKLU Center di Kantor PLN UID Jakarta Raya, Gambir, dilengkapi tujuh unit charger dengan komposisi Fast Charging (2x22 kW, 2x43 kW) dan Ultra Fast Charging (2x50 kW, 1x62,5 kW, 2x200 kW).
Dengan spesifikasi ini, kata Adi, pengguna kendaraan listrik dapat melakukan pengisian daya secara cepat dan efisien.
Menurut Adi, percepatan pengembangan SPKLU merupakan bagian penting dari strategi kemandirian energi nasional.
"PLN ditugaskan pemerintah untuk menjadi motor penggerak ekosistem kendaraan listrik berbasis baterai. Melalui SPKLU Center ini, kami tidak hanya memperluas layanan energi bersih, tetapi juga mengurangi ketergantungan pada impor BBM dan menekan emisi gas rumah kaca," jelas Adi.
Baca juga: PLN resmikan SPKLU di LRT Ciracas, permudah isi daya kendaraan listrik
Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Center pertama di Rest Area KM 10.6 Jagorawi, Cibubur, Cipayung, Jakarta Timur, Senin (3/11/2025). ANTARA/Siti NurhalizaPLN terus memperluas pembangunan SPKLU Center di berbagai wilayah Indonesia. Berdasarkan roadmap pengembangan, hingga akhir tahun 2025 PLN menargetkan pembangunan sembilan SPKLU Center di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan DIY, Jawa Timur, dan Bali.
Adapun SPKLU KM 10,6 Cibubur ini menjadi SPKLU ke-4.401 di Indonesia, yang juga menjadi bukti komitmen PLN dalam mewujudkan mobilitas hijau.
Sementara itu, General Manager PLN UID Jakarta Raya Andy Adchaminoerdin mengatakan, pembangunan SPKLU Center menjadi bukti nyata komitmen PLN dalam memperkuat infrastruktur kendaraan listrik di Jakarta.
"Dengan beroperasinya dua SPKLU Center ini, total charger di Jakarta dan sekitarnya mencapai 667 unit di 353 lokasi. PLN berkomitmen menghadirkan pengisian daya cepat, aman, dan nyaman bagi masyarakat, serta mempercepat terciptanya Jakarta sebagai kota rendah emisi," kata Andy.
Baca juga: AION dan PLN teken kerja sama bangun SPKLU di Jakarta
Lebih lanjut, Senior Advisor High Volt Technologi (HVT) Herman Darnel Ibrahim turut menyampaikan apresiasinya atas sinergi yang terjalin dengan PLN dalam memperkuat infrastruktur kendaraan listrik nasional.
"Kami berterima kasih kepada PLN atas kolaborasi yang solid dalam menghadirkan SPKLU Center ini. Sinergi antara sektor publik dan swasta menjadi kunci dalam mempercepat transisi menuju kendaraan listrik dan mewujudkan masa depan transportasi yang bersih dan berkelanjutan," kata Herman.
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































