Petrokimia Gresik siap dukung tata kelola baru penyaluran pupuk

1 month ago 19
Petrokimia Gresik berkomitmen mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan terwujudnya swasembada pangan nasional,

Gresik, Jawa Timur (ANTARA) - Petrokimia Gresik siap mendukung pelayanan penebusan pupuk bersubsidi per 1 Januari 2026 sebagai komitmen perusahaan menjalankan regulasi terbaru tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi.

“Petrokimia Gresik berkomitmen mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan terwujudnya swasembada pangan nasional,” kata Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob di Gresik, Selasa.

Regulasi terbaru tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi yang dimaksud adalah Perpres 113/2025 tentang Tata Kelola Pupuk Bersubsidi yang menggantikan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 6 Tahun 2025.

Daconi menjelaskan, pemerintah melalui tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi terbaru telah banyak memberikan kemudahan bagi petani.

Baca juga: Menko Zulhas sebut kuota pupuk masih berlebih

Menurutnya, peraturan baru itu membuat petani bisa menebus pupuk pada awal tahun dengan cukup menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Terlebih, pemerintah menorehkan sejarah dengan menurunkan harga pupuk bersubsidi sebesar 20 persen.

Oleh sebab itu, Petrokimia Gresik menegaskan dukungannya untuk mengoptimalisasi kebijakan tersebut dengan memastikan ketersediaan pupuk yang cukup sesuai regulasi.

“Kami mendukung optimalisasi kebijakan tersebut melalui produksi yang optimal dan ketersediaan yang cukup sesuai regulasi,” ujar Daconi.

Baca juga: Pupuk Indonesia siap kawal penyaluran pupuk sesuai HET baru

Ia menambahkan, nantinya ketika petani membutuhkan pupuk maka pupuk tersebut sudah ada di Penerima Pupuk pada Titik Serah (PPTS) sehingga mempercepat produktivitas pertanian.

“Percepatan produktivitas pertanian akan mendukung upaya pemerintah mewujudkan swasembada pangan nasional," ujar Daconi.

Baca juga: Pupuk Indonesia salurkan 64 persen pupuk subsidi

Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |