Jayapura (ANTARA) - Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku melalui Integrated Terminal (IT) Jayapura memberikan edukasi gizi berbasis pangan lokal kepada para kader posyandu dan masyarakat di Kota Jayapura sebagai upaya pencegahan stunting.
IT Manager Jayapura James W. Muabuay, di Jayapura, Minggu, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program CSR Posyandu Berdaya yang berfokus pada penguatan kapasitas kader dalam pengolahan bahan pangan lokal.
"Pada edukasi ini kami menyasar Posyandu Imbi di Jayapura di mana lokasi tersebut merupakan ring satu di Pertamina namun ke depan tidak menutup kemungkinan menyasar tempat lain," katanya usai kegiatan di Pantai Base-G, Jayapura, Minggu.
Untuk itu kata dia, pada program tersebut pihaknya menggandeng Jungle Chef Papua Charles Toto guna memberikan pelatihan serta demonstrasi masak berbahan dasar pangan lokal seperti keladi, daun gedhi, sayur lilin, alpukat, dan aneka ikan.
"Kami terus mengupayakan penanganan stunting harus dilakukan secara berkelanjutan dengan pendekatan multidimensional, salah satunya melalui peningkatan pemahaman gizi keluarga," ujarnya.
Baca juga: Pertamina Papua bantu pemberdayaan kelompok albumin di Merauke
Dia menjelaskan dengan program tersebut pihaknya ingin mendorong inovasi pangan lokal tanpa mengorbankan cita rasa dan tampilan yang disukai anak-anak.
"Pemenuhan gizi berkualitas menjadi fondasi membangun generasi Jayapura yang sehat, cerdas, dan unggul,” katanya.
Dia menambahkan, pihaknya berharap program Posyandu Berdaya Imbi dapat berkontribusi nyata dalam menekan angka stunting serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah tersebut.
Sementara itu, Jungle Chef Papua Charles Toto mengatakan pada kegiatan tersebut pihaknya memperkenalkan bahan-bahan lokal yang bisa diolah menjadi menu modern.
"Tadi saya kasih contoh salah satunya Sushi Keladi, di mana keladi tumbuk sebagai pengganti nasi, daun gedhi sebagai pengganti nori, serta isian ikan dan sayuran sebagai sumber protein, lemak sehat, dan serat," katanya.
Baca juga: Pertamina salurkan bantuan pendidikan kepada SD YPK Bethel di Sorong
Dengan kreativitas, kata dia, bahan yang tersedia di sekitar rumah bisa menjadi hidangan sehat yang disukai anak-anak.
"Melalui pelatihan tersebut, para kader posyandu diharapkan dapat meneruskan pengetahuan kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi anak sekolah usia 5–9 tahun, remaja, dan lansia," ujarnya.
Pewarta: Qadri Pratiwi
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































