Jakarta (ANTARA) - Pelatih Persita Tangerang Carlos Pena meminta tim asuhannya untuk menjaga momentum positif ketika menghadapi Persis Solo pada pekan ke-16 BRI Super League di Stadion Manahan, Solo, Minggu.
Dikutip dari laman resmi klub, Minggu, Pena menjelaskan jika Persita membawa modal positif berupa dua kemenangan jelang menghadapi Persis Solo.
"Kami datang dengan momentum yang bagus, para pemain bekerja keras dan dalam kepercayaan diri tinggi. Kami datang dengan dua hasil positif, setelah menang laga tandang melawan Arema FC," jelas Pena.
Baca juga: Pelatih Persita puji perjuangan pemain tumbangkan Arema FC
"Tapi kami menyadari bahwa setiap pertandingan di BRI Super League sangat sulit. Kami memberikan rasa hormat kepada setiap lawan," sambungnya.
Menjelang pertandingan ini, Persita tengah dalam tren positif setelah pada dua pertandingan sebelumnya berhasil mengemas kemenangan kontra Persik Kediri dan Arema FC.
Pelatih berkebangsaan Spanyol itu meyakini jika pertandingan besok akan berjalan sulit dan Persita harus menampilkan versi terbaik mereka agar bisa mendapatkan poin penuh.
Pena juga meminta para pemainnya untuk tetap fokus pada diri sendiri dan mengeluarkan versi terbaik jika ingin mengambil poin di Solo.
Baca juga: Persik sikat Persis Solo 2-1
"Tentu kami juga menganalisis Persis Solo, mereka memiliki pelatih baru. Mereka juga tidak tampil dengan baik, tapi di sini di rumah mereka sangat kuat," ungkap Pena.
"Juga para suporter di sini terus memberikan dukungan, Persis Solo juga memiliki pemain berkualitas. Mungkin memang mereka tidak mendapatkan hasil yang diinginkan, tapi kami harus tetap fokus," pungkasnya.
Saat ini Persita Tangerang berada di peringkat keenam klasemen sementara Super League dengan 25 poin dari 15 pertandingan, unggul 18 poin dari Persis Solo di posisi juru kunci.
Baca juga: Eky Taufik ungkap rasa syukur bisa cetak 100 penampilan bersama Persis
Baca juga: Klasemen Super League: Borneo sempurna di puncak
Pewarta: Aldi Sultan
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































