Jakarta (ANTARA) - Sejumlah penarik becak di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, menyampaikan rasa syukur atas bantuan becak listrik bantuan dari Presiden Prabowo Subianto.
Salah seorang penarik becak, Asmat Wahyudi (60), mengatakan bantuan tersebut sangat membantu menopang mata pencahariannya.
Ia bersyukur dan berharap Presiden RI Prabowo Subianto senantiasa diberi kesehatan dalam menjalankan tugasnya memimpin bangsa.
“Terima kasih sudah diberi bantuan becak dari Pak Prabowo. Semoga Pak Prabowo dapat terus menjadi pemimpin yang baik,” kata Asmat, dalam keterangan kepada Tim Media Presiden yang diterima di Jakarta, Minggu.
Baca juga: Bantuan becak listrik Presiden ringankan beban kerja lansia Banyuwangi
Ungkapan serupa disampaikan Ridwan (80), penarik becak lainnya. “Terima kasih banyak, Pak Prabowo. Saya akan gunakan becak listrik sebaik-baiknya di sisa usia saya. Semoga Pak Prabowo selalu diberi kelancaran,” kata dia.
Sementara itu, Sukardi (65) juga menilai bantuan becak listrik itu dapat meringankan beban kerja sekaligus menambah penghasilannya yang merupakan penarik becak di kawasan Pendopo Delta Wibawa, Sidoarjo.
“Alhamdulillah, Pak Prabowo memperhatikan rakyatnya yang kecil-kecil. Terima kasih Pak Prabowo karena telah memperjuangkan rakyat kecil seperti kami,” kata dia.
Sebagaimana dilaporkan Tim Media Prabowo, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu (21/1) menerima bantuan 200 unit becak listrik yang kemudian disalurkan secara gratis kepada para penarik becak. Bantuan tersebut bertujuan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong penggunaan sarana transportasi ramah lingkungan.
Baca juga: Pemkot Malang: Pengisian daya becak listrik beroperasi sebelum Lebaran
200 unit becak listrik bantuan dari Presiden Prabowo Subianto disalurkan kepada penarik becak di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. (ANTARA/HO)Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































