Pemudik padati penyeberangan Situbondo-Madura pada H-11 Lebaran

5 hours ago 3

Situbondo (ANTARA) - Pelabuhan Jangkar Situbondo, Jawa Timur, pada H-11 Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dipadati pemudik yang akan menyeberang ke beberapa kepulauan di Kabupaten Sumenep, Madura, Senin malam.

Supervisor PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang yang membawahi Pelabuhan Jangkar, Situbondo, Slamet Santoso, menyampaikan pemudik tujuan beberapa kepulauan di Kabupaten Sumenep terus berdatangan dan meningkat sejak beberapa hari terakhir.

"Malam ini ada keberangkatan kapal feri, yakni KMP Dharma Kartika rute Jangkar–Raas, yang membawa ratusan penumpang, dan alhamdulillah semuanya terangkut," katanya di Situbondo, Senin malam.

Menurut Slamet, pada angkutan Lebaran 2026 rute Pelabuhan Jangkar ke Pulau Raas, Sapudi, Kalianget, dan Kangean di Kabupaten Sumenep dilayani tiga kapal feri, yakni KMP Munggiyango Hulalo, KMP Wicitra Dharma I, dan KMP Dharma Kartika.

Pemudik berjalan naik ke kapal feri di Dermaga Pelabuhan Jangkar, Situbondo, Jawa Timur. Senin (9/3/2026) malam, ANTARA/Novi Husdinariyanto

Pada momentum arus mudik Lebaran tahun ini, lanjutnya, ASDP Pelabuhan Jangkar telah melakukan persiapan jauh hari sebelumnya agar pelaksanaan pelayanan kepada pemudik berjalan lancar.

"Tiga kapal feri yang melayani pemudik menuju beberapa kepulauan di Madura juga menambah perjalanan ekstra atau jadwal pelayaran tambahan untuk mengurai kepadatan pemudik di Pelabuhan Jangkar," kata Slamet.

Sementara itu, salah seorang pemudik asal Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, Suliatun, mengaku memilih mengawali perjalanan mudik lebih awal karena khawatir mendekati Lebaran akan semakin ramai.

"Saya bersama keluarga dari Bali tiba di Pelabuhan Jangkar pada Minggu (8/3), dan malam ini bisa menyeberang," katanya.

Baca juga: Polres Purbalingga siapkan inovasi layanan bagi pemudik Lebaran 2026

Baca juga: KSKP Bakauheni buka layanan penitipan kendaraan gratis bagi pemudik

Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |