Kasad: Jembatan jadi simbol hadirnya negara untuk ekonomi rakyat

5 hours ago 4

Banda Aceh (ANTARA) - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyatakan bahwa pembangunan jembatan menjadi simbol hadirnya negara dalam membantu perekonomian hingga kesejahteraan rakyat.

"Jembatan bukan hanya sarana fisik, tetapi juga simbol hadirnya negara dalam membantu mobilitas, perekonomian dan kesejahteraan rakyat,” kata Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, di Aceh Utara, Senin (9/3).

Pernyataan itu disampaikan Maruli Simanjuntak saat melaunching 200 titik jembatan garuda yang terpusat di Desa Lhok Kuyun, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara.

Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda safari Ramadhan Kasad sekaligus peninjauan infrastruktur percepatan pemulihan sekolah dan akses publik pascabencana terdampak di sejumlah wilayah Nusantara Indonesia, termasuk Sumatera.

Dalam kesempatan tersebut, Kasad bersama istri juga menyempatkan menyapa para siswa sekaligus menyerahkan tali asih serta berbagai perlengkapan sekolah berupa tas sekolah, alat tulis, serta perlengkapan belajar lainnya kepada para pelajar di sana sebagai bentuk kepedulian TNI AD terhadap dunia pendidikan.

Selain itu, Kasad Maruli beserta rombongan ikut meninjau pelaksanaan pengobatan gratis yang diadakan Rumah Sakit Kesrem TNI AD TK-III Lhokseumawe, aksi sosial kesehatan antusias dimanfaatkan masyarakat sekitar berbagai keperluan kesehatan.

Kasad menegaskan, kunjungan ini sekaligus meninjau kondisi bangunan sekolah dan jembatan termasuk menerima masukan dalam percepatan pemulihan.

“Kami memprioritaskan jembatan, di daerah terdampak bencana itu ada sekitar 480 yang sudah kita survei, ternyata banyak juga perubahan dan kita harus upgrade jembatan dan sekolah. Termasuk kerjasama dengan Kemendikdasmen, sebanyak 400 lebih air bersih oleh Kemenhan di tiga Provinsi, termasuk Hutara dan Huntap," ujarnya.

Menurutnya, jembatan yang telah di bangun oleh TNI AD sangat membantu masyarakat, khususnya di daerah yang terdampak bencana.

Baca juga: Seskab: Pesan Prabowo soal akses jembatan sekolah jadi nyata

“Sangat membantu ya, terdapat daerah yang terputus sekarang sudah terhubung. Bahkan Masyarakat banyak meminta untuk di bangun jembatan Aramco mobilitasnya bisa melintas kendaraan,” katanya.

Ia menambahkan, pekerjaan TNI AD selalu bekerjasama dengan masyarakat dan pemerintah daerah gotong royong bersama. Program ini, merupakan wujud nyata kontribusi TNI dalam membantu pemerintah mempercepat pemulihan infrastruktur serta mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah terdampak bencana.

Kasad juga menyebutkan, bahwa pihaknya melaksanakan semua kegiatan sesuai perintah Presiden Prabowo untuk membangun jembatan bailey, Aramco dan jembatan gantung.

“Intinya, kami TNI AD siap dan selalu hadir membantu masyarakat, termasuk saat ini percepatan pemulihan pasca bencana,” ujarnya.

Dirinya menjelaskan, jembatan garuda merupakan wujud komitmen TNI AD dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Launching 200 unit Jembatan Garuda hari ini merupakan komitmen TNI AD untuk mempercepat pembangunan infrastruktur yang manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat," demikian Jenderal Maruli Simanjuntak.

Baca juga: Jembatan Gantung Garuda permudah akses warga Serang Baru-Setu Bekasi

Baca juga: Dandim Banyuwangi resmikan Jembatan Perintis Garuda antardesa

Baca juga: TNI Bangun Jembatan Garuda untuk dongkrak ekonomi warga Baros

Pewarta: Rahmat Fajri
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |