BNPB: Sisa 2.418 unit huntara penyintas bencana di Aceh Tamiang

6 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) saat ini memfokuskan upaya percepatan penyelesaian sisa 2.418 unit hunian sementara (huntara) dari total kebutuhan 4.189 unit bagi penyintas bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan di Jakarta, Senin (9/3) malam, mengatakan bahwa percepatan pembangunan huntara dilakukan melalui kolaborasi intensif antara pemerintah dan berbagai lembaga kemanusiaan.

BNPB bersama Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, serta mitra kemanusiaan seperti Dompet Dhuafa, Rumah Zakat, MER-C, Relief Box, Dedikasi Foundation, dan Global Peace Chain Indonesia terus mempercepat proses pembangunan hunian tersebut.

"Pembangunan huntara saat ini telah memasuki tahap penyelesaian akhir dan diproyeksikan rampung sepenuhnya pada pekan kedua Maret 2026," kata dia.

Dengan akselerasi tersebut, ia menyebut bahwa BNPB optimistis seluruh penyintas dapat menempati hunian sementara yang lebih layak menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun ini.

Selain itu BNPB melaporkan bahwa personel TNI secara bertahap melakukan pembongkaran tenda-tenda darurat yang sebelumnya digunakan sebagai tempat pengungsian seiring dengan mulai berpindahnya warga ke bangunan huntara.

Langkah tersebut dilakukan untuk menata kembali kawasan pengungsian setelah warga menempati hunian yang lebih permanen.

Menurut Abdul, aktivitas pembongkaran berlangsung sejak Minggu (8/3) di sejumlah titik, antara lain di kawasan Kantor DPRK, Kampung Karang Bundar, serta Desa Durian dan Desa Benua.

Di Kecamatan Karang Baru, dari 142 unit huntara yang telah selesai dibangun, sebanyak 129 unit di antaranya sudah mulai ditempati oleh warga.

Selain penyediaan tempat tinggal, pemerintah juga memastikan pemenuhan kebutuhan dasar para penyintas selama masa transisi.

Setiap unit huntara dilengkapi dengan perlengkapan dasar seperti kasur, kompor beserta tabung gas, peralatan tidur, hingga kipas angin.

Selain itu, bantuan paket sembako untuk kebutuhan sekitar 24 hari ke depan juga disalurkan guna menjamin ketahanan pangan warga selama masa pemulihan pascabencana sekaligus Lebaran Idul Fitri.

Baca juga: Aceh targetkan seluruh pengungsi tempati huntara sebelum Lebaran

Baca juga: Mahasiswa demo DPRA tuntut percepatan penanganan bencana Aceh

Baca juga: Menteri PU: SPAM Lampahan aliri air bersih hingga Huntara Bener Meriah

Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |