Pemkot Medan ajak 400 anak yatim piatu belanja kebutuhan Lebaran 2026

3 days ago 3
Kami ingin memastikan tidak ada anak di Kota Medan yang merasa sedih saat Lebaran, karena tidak memiliki baju baru. Semua anak berhak merasakan kebahagiaan di hari kemenangan

Medan (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Medan, Sumatera Utara (Sumut), mengajak 400 anak yatim di wilayah itu untuk berbelanja berbagai kebutuhan dalam menyambut perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 di salah satu pasar modern Kota Medan.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas mengatakan kegiatan berbagai tersebut menggandeng Badan Zakat Nasional (Baznas) Kota Medan dan Korps Pegawai Indonesia (Korpri) .

"Program ini merupakan bentuk komitmen Pemkot Medan untuk menghadirkan kebahagiaan bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama anak-anak yatim dan duafa," ujar Rico Waas di Medan, Rabu.

Menurutnya, perayaan hari besar keagamaan harus dirasakan dengan suka cita bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak yatim-piatu.

Baca juga: Pemkot Medan siapkan 105 bus mudik gratis

Dengan program berbagai, kata dia, anak yatim-piatu dapat merasakan kegembiraan dengan memiliki baju baru pada saat Lebaran 2026.

"Kami ingin memastikan tidak ada anak di Kota Medan yang merasa sedih saat Lebaran, karena tidak memiliki baju baru. Semua anak berhak merasakan kebahagiaan di hari kemenangan," kata dia.

Rico Waas dalam kesempatan itu mengatakan pemerintah kota setempat bersama pemangku kebijakan terkait memberi kesempatan anak yatim-piatu untuk belanja dengan masing-masing sebesar Rp600 ribu.

Ia mengatakan jumlah tersebut meningkat jika dibandingkan dengan program pada Lebaran 2025 yang hanya sebesar Rp500.000 bagi setiap anak.

"Penambahan ini diharapkan memberi keleluasaan bagi anak-anak untuk mendapatkan perlengkapan yang lebih lengkap, mulai dari baju, celana, jilbab, hingga sepatu," sebut dia.

Baca juga: Wali Kota: Ribuan warga mendaftar mudik gratis Pemkot Medan

Rico Waas mengapresiasi Baznas dan Korpri yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan sosial tersebut.

Sebagai makhluk sosial, kata dia, setiap orang memiliki tanggung jawab untuk membantu sesama, terutama mereka yang membutuhkan.

"Ini bukan hanya soal baju baru, tetapi tentang kepedulian kita. Kita ingin anak-anak ini merasakan bahwa mereka tidak sendiri, bahwa ada banyak yang peduli dan ingin berbagi kebahagiaan dengan mereka," ujarnya.

Ketua Baznas Kota Medan Nursyam menjelaskan Program Belanja Bareng ini menyasar total 400 anak yang berasal dari seluruh kecamatan di Kota Medan.

"Pada hari pertama, kegiatan diikuti oleh 200 anak dari wilayah Medan bagian utara, yakni Kecamatan Belawan, Medan Labuhan, Medan Deli, dan Medan Marelan. Sementara itu pada hari kedua akan diikuti anak-anak dari kecamatan lainnya yang telah didata oleh Baznas Kota Medan," ujar Nursyam.

Baca juga: Warga penyintas sempatkan belanja baju baru untuk Lebaran

Pewarta: Anggi Luthfi Panggabean
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |