Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur meningkatkan pemasaran produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayahnya melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda).
"Dekranasda ini sebagai ajang tali silaturahmi dan meningkatkan pemasaran produk UMKM yang ada di Jakarta Timur," kata Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kota Jakarta Timur Fauzi di Kantor Wali Kota Jaktim, Jumat.
Sebanyak 20 pelaku UMKM turut memeriahkan kegiatan bazar UMKM dan gelar produk unggulan Dekranasda di Kantor Wali Kota Jaktim. Acara ini berlangsung sejak Kamis (30/10) hingga hari ini.
"Tentunya ini untuk mendorong peningkatan produk dalam negeri dan UMKM," ujarnya.
Pelaksanaan Bazar UMKM itu merupakan hasil kolaborasi Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Sudin PPKUKM) dan unit terkait serta para pelaku UMKM.
Baca juga: Seratusan peserta ikuti seminar UMKM dorong pelaku usaha naik kelas
Dia berharap kegiatan digelar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda itu dapat membangkitkan semangat para generasi muda dalam kemandirian dan membangkitkan semangat kewirausahaan.
Bendahara Dekranasda DKI Runti berharap, kegiatan Dekranasda Jakarta Timur semakin sukses dan para pengrajin UMKM juga bertambah semangat dalam memproduksi hasil karyanya untuk dipasarkan ke publik.
"Diharapkan ini menambah semangat untuk para perajin-perajin yang ada di Jakarta Timur," katanya.
Dia mengaku, sudah meninjau semua stan UMKM yang ada dan melihat para pengrajin sangat profesional dalam memproduksi hasil kerajinan tangannya.
Mulai dari kuliner, kerajinan tangan, busana dan sebagainya. Tentunya, mereka juga sudah dikurasi sebelumnya oleh tim dari Dekranasda.
"Ini produknya benar-benar unggulan karena sebelumnya sudah dikurasi. Diharapkan mereka akan semakin semangat dan makin berprestasi gemilang," ujar Runti.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Jakarta Timur Essie Feransie Munjirin mengatakan, kegiatan pameran UMKM ini diikuti oleh para pengrajin yang telah lolos seleksi melalui kurasi yang dilakukan pada 21 Oktober lalu.
Mulanya, ada 26 pengrajin namun saat pelaksanaan ternyata hanya 20 UMKM yang hadir karena enam lainnya tidak bisa hadir.
"Mudah-mudahan setelah diadakannya kegiatan ini, mereka akan semakin bersemangat dalam berwirausaha," kata Essie.
Baca juga: Pasar Tumbuh disebut jadi ajang pemberdayaan komunitas dan UMKM Jaktim
Baca juga: Bangun Bangsa bekali keterampilan UMKM Jaktim lewat "Empower Academy"
Dia berharap, mereka yang telah hadir dalam kegiatan bazar ini bisa hadir dalam pameran Dekranasda di tingkat Provinsi DKI Jakarta. Diharapkan juga mereka bisa naik kelas dan memajukan perekonomian di Jakarta Timur.
Pembukaan bazar diwarnai dengan peragaan busana oleh para aparatur sipil negara (ASN) dan Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan (PJLP) kantor wali kota dan kader PKK tingkat kota.
Kegiatan juga dimeriahkan dengan suguhan tari-tarian khas Betawi yang diiringi musik gambang kromong.
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































