Pemkot Jaktim perkuat "try out" KJP untuk akses pelajar ke PTN

3 weeks ago 14

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur memperkuat pelaksanaan try out Kartu Jakarta Pintar (KJP) bagi siswa kelas XII SMA Negeri untuk akses pendidikan bagi pelajar dari keluarga kurang mampu masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

"Salah satunya melalui pelaksanaan try out KJP bagi siswa kelas XII SMA Negeri untuk kesetaraan akses pendidikan bagi pelajar dari keluarga kurang mampu," kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin saat meninjau langsung pelaksanaan "Try Out" KJP di SMAN 11 Jakarta, Cakung, Rabu.

Program hasil kolaborasi Pemkot Jakarta Timur dan Baznas Bazis Jakarta Timur ini dirancang sebagai sarana latihan terstruktur bagi penerima KJP. Sehingga, mereka memiliki kesiapan yang setara dengan siswa yang mengikuti bimbingan belajar berbayar dalam menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi negeri

Munjirin mengatakan, try out dilaksanakan secara bertahap di sejumlah sekolah dengan total lima kali pelaksanaan hingga mendekati jadwal ujian masuk perguruan tinggi.

Melalui program ini, siswa diharapkan mampu mengenali kemampuan akademik sejak dini sekaligus menyusun strategi belajar yang lebih terarah.

Baca juga: DKI luncurkan KJP Try Out untuk siswa kelas XII Jakarta

Pada pelaksanaan Selasa (13/1), try out diikuti 554 pelajar dari delapan sekolah. Selanjutnya, Rabu (14/1), kegiatan digelar di 19 sekolah dengan jumlah peserta 1.543 siswa.

Munjirin memastikan, program ini masih akan berlanjut hingga 19 Januari mendatang. "Harapannya, semakin banyak pelajar dari keluarga tidak mampu yang mampu bersaing dan diterima di perguruan tinggi negeri," ujarnya.

Dukungan serupa disampaikan Kepala SMAN 11 Jakarta Penina Sinambela. Dia menyebutkan, sebanyak 616 siswa penerima KJP di sekolahnya mengikuti try out dengan antusias.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi bekal penting bagi siswa sebelum menghadapi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

Sementara itu, Pelaksana Teknis NAIJU, Taufik Tope Rendusara menilai program ini menjadi solusi bagi keterbatasan akses latihan akademik yang kerap dialami penerima KJP.

Melalui evaluasi hasil try out, siswa dapat mengetahui kelemahan sekaligus potensi yang dimiliki. "Ini bukan sekadar latihan soal, tetapi upaya membuka jalan agar pelajar kurang mampu memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” ucap Taufik.

Baca juga: "Try out" KJP Jaktim untuk peningkatan kualitas pendidikan Jakarta

Baca juga: Pemkot Jaktim ungkap peserta "try out" KJP melonjak jadi 2.236 siswa

Adapun program "Try Out" KJP diresmikan pada 21 Oktober lalu oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

Try out akan dilaksanakan lima periode, mulai Oktober 2025 hingga Februari 2026 dan akan diikuti 3.304 siswa dari 40 SMA Negeri termasuk yang menjadi proyek percontohan (pilot project). Tahap pertama try out diikuti 472 siswa dari enam sekolah.

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |