Pemkot Jakbar pastikan seluruh pompa penanganan banjir berfungsi

3 weeks ago 15

Jakarta (ANTARA) - Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah memastikan peralatan penanggulangan banjir terutama pompa, baik yang permanen (stationer), pompa bergerak (mobile) maupun pompa apung berfungsi dengan optimal.

"Contohnya kemarin saat di wilayah Rawa Buaya (Kecamatan Cengkareng), air sudah dipompa ke Kali Mookervaart, perlahan-lahan surut, namun memang butuh waktu karena debit air dari hulu masih cukup banyak," kata Iin saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, banjir yang melanda permukiman warga di Jakarta Barat karena intensitas hujan yang cukup lama. Selain itu, meluapnya beberapa kali seperti Kali Mookervaart, Semongol dan lainnya.

"Untuk itu, saya minta semua harus meningkatkan kesadaran dan berperan aktif dalam mengatasi permasalahan genangan di Jakarta Barat, baik itu antar OPD maupun masyarakat," katanya.

Adapun untuk persiapan teknis, Sudin SDA Jakbar juga telah menyiagakan 49 rumah pompa, dengan 152 pompa stasioner. Selain itu, disiagakan juga 70 pompa mobile yang tersebar di sejumlah titik rawan banjir di Jakarta Barat.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat, Purwanti Suryandari, menyebutkan pihaknya mengoperasikan 49 rumah pompa dengan total sekitar 152 unit pompa.

Adapun pompa mobile atau trailer sebanyak 70 unit juga sudah disebar di titik-titik rawan genangan, seperti di Kelurahan Rawa Buaya dan Kamal.

"Kalau pompa apung, di kami tersedia 60 unit yang juga sudah disebar ke tiap kecamatan. Jadi, saat hujan turun, masing-masing kecamatan dapat langsung melakukan penyedotan air menggunakan pompa apung tersebut," ujar Purwanti.

Baca juga: Pemkot evaluasi masalah banjir di wilayah Jakarta Barat

Baca juga: Jakbar kerahkan 300 personel gabungan untuk penanganan pascabanjir

Baca juga: Sudin SDA Jakbar sebut banjir kian parah akibat turap dilubangi warga

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |