Pemkot buka akses Bogor Selatan bangun off-ramp Ciawi 2 dan BIRR

1 week ago 7
Tujuannya memberikan akses bagi masyarakat yang ingin ke Bogor Selatan, jadi tidak perlu keluar di Ciawi

Kota Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Jawa Barat, membuka akses wilayah Bogor Selatan melalui pembangunan "off-ramp" Ciawi 2 Tol Jagorawi dan percepatan pembangunan Bogor Inner Ring Road (BIRR) yang mulai direalisasikan pada 2026.

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan pembangunan "off-ramp" Ciawi 2 akan terhubung langsung ke wilayah Harjasari dan Rancamaya guna mempermudah mobilitas masyarakat menuju Bogor Selatan.

“Ada banyak yang kita laksanakan pada tahun 2026. Salah satunya kita mulai membangun off-ramp Ciawi 2 dari Tol Jagorawi keluarnya di Harjasari, Rancamaya. Tujuannya memberikan akses bagi masyarakat yang ingin ke Bogor Selatan, jadi tidak perlu keluar di Ciawi,” ujar Dedie di Bogor, Senin.

Selain itu, Pemkot Bogor juga memulai pengerjaan trase 3 Bogor Inner Ring Road melalui kegiatan "cut and fill" dari Pamoyanan hingga kawasan Bogor Nirwana Residence (BNR) dan Mulyaharja.

Menurut Dedie, pembangunan BIRR merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah membuka keterhubungan wilayah Bogor Selatan yang selama ini dinilai masih terbatas akibat luasnya wilayah.

“Mulai tahun ini untuk trase 3 Bogor Inner Ring Road kita lakukan 'cut and fill' dari Pamoyanan sampai BNR, Mulyaharja. Ini bentuk komitmen pemerintah untuk mewujudkan akses bagi masyarakat yang selama ini mungkin terisolir,” katanya.

Pemkot Bogor juga memprioritaskan pembangunan trase Batutulis pada 2026 dengan dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat, terutama untuk menunjang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 di Kota Bogor.

“Pembangunan trase Batutulis sudah dianggarkan melalui APBD 2025, dan di 2026 melalui APBD Provinsi. Saya sudah meminta agar diprioritaskan di triwulan pertama, karena November kita akan melaksanakan Porprov 2026,” ujar Dedie.

Di bidang pendidikan, Pemkot Bogor menyiapkan penyediaan lahan untuk pembangunan SMA Negeri 12 Kota Bogor di Kertamaya, rencana pembangunan SMP Negeri 24, serta persiapan Sekolah Rakyat di Rancamaya.

Dedie menambahkan lahan sekitar 6–7 ribu meter persegi telah disiapkan untuk SMA Negeri 12 dengan penyusunan detail engineering design (DED) pada 2026 dan target pembangunan pada 2027.

“Kita juga siapkan SMP Negeri 24 dan Sekolah Rakyat di Rancamaya yang pembangunannya nanti dilaksanakan oleh Kementerian Sosial, agar anak-anak dari keluarga kurang mampu bisa bersekolah dengan kualitas yang baik,” pungkasnya.

Baca juga: Pemkot Bogor kembangkan peternakan ayam petelur berbasis LPM pasok MBG

Baca juga: Pemkot Bogor susun desain jalan tembusan IPB Dramaga

Baca juga: Pembebasan lahan jalan di Batutulis ditanggung Pemkot Bogor-Pemprov

Pewarta: M Fikri Setiawan
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |