Pemkab Solok serahkan bantuan dana tunggu hunian ke 300 korban bencana

1 month ago 28

Solok (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok, Sumatera Barat, menyerahkan bantuan berupa dana tunggu hunian (DTH) kepada 300 korban bencana hidrometeorologi yang menimpa daerah tersebut pada beberapa waktu lalu.

Bupati Solok Jon Firman Pandu, di Solok, Sabtu, mengatakan bahwa penyaluran dana tunggu hunian tersebut merupakan bentuk pelayanan dan tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat yang terdampak bencana.

“Ini adalah bentuk ketulusan dan kesungguhan pemerintah untuk membantu masyarakat yang sedang dalam kesusahan," ujar dia.

Ia mengatakan pemerintah, baik pusat, provinsi, maupun daerah hadir bersama-sama untuk meringankan beban masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi.

Ia juga menekankan bahwa bencana hidrometeorologi yang terjadi merupakan musibah yang tidak diinginkan siapapun, dipicu oleh curah hujan tinggi dan siklon tropis yang melanda Sumatera beberapa waktu lalu.

“Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terus hadir untuk rakyat. Ini bukti bahwa negara tidak tinggal diam,” ujarnya.

Selain itu, Bupati Jon juga meminta dukungan berkelanjutan dari BNPB, khususnya terkait peralatan dan bantuan lain untuk mempercepat proses pemulihan di Kabupaten Solok.

Baca juga: Pemkab Solok tetapkan status transisi ke pemulihan bencana banjir

Ia juga mengingatkan jajaran pemerintah daerah agar memastikan sinkronisasi dan kejelasan data, terutama dalam penyusunan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P).

“Kita pastikan semua data benar-benar clear. Ini tugas kita bersama,” ujarnya.

Bupati Solok juga menyampaikan apresiasi kepada BRI Cabang Solok atas peranannya dalam menyalurkan bantuan dana tunggu hunian kepada masyarakat terdampak.

Ia juga berharap dengan adanya bantuan dana tunggu hunian tersebut dapat membantu masyarakat korban bencana dalam memenuhi kebutuhan tempat tinggal sementara selama masa pemulihan.

Penyerahan bantuan secara simbolis diberikan kepada tiga orang penerima, yakni Rasain dan Sakirman, warga Nagari Padang Belimbing, serta Hari Mulya Rasyid, warga Nagari Muaro Pingai.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Solok Khairul mengatakan bahwa jumlah penerima bantuan DTH di Kabupaten Solok mencapai 300 orang.

Bantuan tersebut diberikan kepada warga terdampak bencana yang rumahnya hilang dan rusak berat akibat bencana hidrometeorologi yang terjadi beberapa waktu lalu.

Baca juga: Pemkab Solok salurkan bantuan ke korban banjir dengan perahu

“Setiap penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp20 ribu per hari atau Rp600 ribu per bulan yang akan disalurkan selama enam bulan. Bantuan ini berasal dari pemerintah pusat dan disalurkan melalui BRI Cabang Solok,” ujar Khairul.

Pewarta: Rahmatul Laila
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |