Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat melakukan gotong royong di daerah terdampak bencana dan menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir dan longsor di Jorong Pasanggiangan dan Tinggam, Kecamatan Talamau, Senin.
"Ini bentuk kepedulian dunia usaha dan pemerintah daerah terhadap warga yang terdampak bencana alam. Kegiatan ini bertepatan dengan peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tingkat kabupaten," kata Bupati Pasaman Barat Yulianto di Simpang Empat, Senin.
Dia mengatakan banjir dan longsor di Pasaman Barat menjadikan peringatan Bulan K3 tahun ini lebih bermakna dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
"Momentum Bulan K3 tahun ini kita manfaatkan untuk aksi kemanusiaan. Ini merupakan wujud nyata kepedulian bersama, tanpa mengabaikan esensi dan fungsi K3 itu sendiri,” ujarnya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada tokoh masyarakat, perusahaan, serta semua pihak yang telah menunjukkan solidaritas dan kebersamaan selama masa tanggap darurat bencana di Pasaman Barat.
Baca juga: Bakamla beri bantuan warga Makoa terdampak bencana longsor
Dia menyebut dukungan tersebut sebagai berarti dalam mempercepat proses pemulihan pasca-bencana.
Ia mengatakan pemerintah pusat, provinsi, dan daerah berkomitmen mempercepat perbaikan infrastruktur yang terdampak bencana.
"Gubernur telah meninjau langsung kondisi jalan yang terdampak dan saya juga telah menyurvei jalur alternatif yang kemudian disetujui untuk digunakan sementara," katanya.
Ketua Panitia Peringatan Bulan K3 Nasional Kabupaten Pasaman Barat Akhmad Yusri menyampaikan terima kasih kepada jajaran pemerintah daerah atas dukungan yang diberikan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ia menjelaskan peringatan Bulan K3 Nasional tahun ini mengusung tema "Bangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif".
Menurut dia, peringatan Bulan K3 menjadi kesempatan penting memperkuat budaya keselamatan kerja, meningkatkan kesiapsiagaan, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama di lingkungan kerja.
“Melalui aksi kemanusiaan ini, diharapkan dunia kerja tidak hanya berfokus pada produktivitas, tetapi juga menunjukkan kepedulian sosial sebagai bentuk sinergi dunia usaha terhadap masyarakat terdampak bencana,” ujarnya.
Bantuan yang disalurkan berasal dari sumbangan perusahaan perkebunan kelapa sawit dan perbankan yang beroperasi di Kabupaten Pasaman Barat.
Bantuan tersebut berupa paket sembako untuk warga Jorong Tinggam dan Pasanggiangan senilai Rp15 juta, bantuan paket sembako dalam bentuk uang tunai sebesar Rp19 juta, serta peralatan gotong royong.
Baca juga: TNI gunakan heli salurkan logistik wilayah terisolasi di desa Tapteng
Baca juga: Sumbar kembali terima bantuan bencana Rp4,56 miliar dari Batam
Pewarta: Altas Maulana
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































