Pemkab Nagan Raya terima dana pemulihan bencana Rp300 juta dari PT BEL

5 hours ago 2

Meulaboh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Aceh menerima dana pemulihan pasca-bencana Rp300 juta dari PT Bara Energi Lestari (BEL) sebagai upaya mendukung rehabilitasi dan rekonstruksi yang saat ini berjalan untuk memulihkan kondisi masyarakat dari bencana.

Bantuan tersebut diserahkan sebagai bentuk sinergi dan kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah daerah dalam mempercepat pemulihan infrastruktur serta kehidupan masyarakat yang terdampak.

“Bantuan ini menjadi energi tambahan bagi pemerintah daerah dalam mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi, sehingga masyarakat dapat segera bangkit dan beraktivitas kembali secara normal,” kata Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Nagan Raya Zulkifli di Nagan Raya, Rabu.

Ia menyampaikan apresiasi atas kontribusi perusahaan itu. Dukungan dari pihak swasta membantu pemerintah dalam mempercepat proses pemulihan bencana alam banjir bandang yang melanda daerah ini pada 25 November 2025.

Baca juga: Kepala BNPB: Sudah tidak ada pengungsi di Sumbar tinggal di tenda

Ia mengatakan kolaborasi yang terjalin selama ini menunjukkan bahwa pemulihan pasca-bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga semua pihak.

Ia menyebutkan nantinya dana tersebut digunakan untuk proses pemulihan pasca-bencana di Kabupaten Nagan Raya dan untuk mendukung pemulihan sektor pendidikan di wilayah Beutong Ateuh Banggalang yang rusak parah.

Departemen Head CSR PT BEL Agussalim mengatakan bantuan tersebut bagian dari komitmen perusahaan untuk hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Sebagai bagian dari Kabupaten Nagan Raya, kami merasa memiliki tanggung jawab moral untuk ikut membantu percepatan pemulihan pasca-bencana. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat serta mendukung langkah pemerintah dalam proses rehab rekon,” ujarnya.

Pihaknya berharap, sinergi yang terjalin antara perusahaan dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk bencana hidrometeorologi yang membutuhkan respons cepat dan kolaboratif.

Baca juga: BKKBN hadirkan pelayanan KB bagi warga terdampak bencana di Pidie Jaya

Baca juga: BNPB wanti-wanti soal pemanfaatan dana perbaikan rumah korban bencana

Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |