Pemkab Kuningan kerahkan tim gabungan tangani kebakaran TPSA Ciniru

3 hours ago 6

Kuningan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kuningan, Jawa Barat mengerahkan tim gabungan untuk melokalisasi dan menangani kebakaran di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Ciniru, Kecamatan Jalaksana yang meluas hingga mengancam perkebunan warga, Rabu.

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar di Kuningan, Rabu, mengatakan tim gabungan diprioritaskan membuat sekat bakar untuk membatasi pergerakan api agar tidak merambah lahan perkebunan masyarakat di sekitar TPSA.

“Apinya semakin meluas, diperkirakan berhektare-hektare. Saya sudah koordinasi, langkah pertama adalah melakukan sekat bakar supaya tidak merambah ke perkebunan milik warga,” katanya.

Selain membuat sekat bakar, pemerintah daerah menyiapkan pos gabungan terpadu sebagai pusat koordinasi penanganan kebakaran sekaligus pos kesehatan untuk petugas dan masyarakat.

Selain itu, pihaknya menyiapkan dapur lapangan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi petugas yang sejak pagi terlibat dalam proses pemadaman.

Baca juga: BNPB: Heli pengebom air disetop seiring padamnya TPA Jatiwaringin

Dian mengatakan pemerintah daerah telah meminta dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, berupa dua kendaraan penyuplai air untuk membantu memperkuat operasi pemadaman di lokasi.

“Kami juga sudah minta bantuan ke provinsi dan malam ini mungkin akan turun dua mobil penyuplai air,” ujarnya.

Ia menjelaskan pemadaman membutuhkan penanganan berulang karena timbunan sampah, memungkinkan bara bertahan di bagian bawah dan kembali menyala setelah permukaan disiram.

“Air disiramkan ke atas, api padam di bagian atas tapi di bawahnya masih membara, muncul lagi, muncul lagi,” ujarnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan Indra Bayu mengatakan kebakaran diketahui sekitar pukul 04.00 WIB setelah petugas melihat api dan kepulan asap dari tumpukan sampah di TPSA Blok Bubulak Titisara.

“Petugas TPA UPTD Dinas Lingkungan Hidup (DLH) berkoordinasi dengan aparat kecamatan, TNI, Polri, Damkar dan BPBD untuk melakukan pemadaman,” katanya.

BPBD juga mengirimkan tim asesmen dan penanganan untuk membantu proses pemadaman yang dilakukan petugas pemadam bersama pengelola TPSA dan masyarakat.

Ia mengatakan luas TPSA yang terbakar belum teridentifikasi, sedangkan laporan sementara menunjukkan tidak terdapat korban jiwa akibat kejadian tersebut.

“Tim gabungan masih melanjutkan operasi untuk melokalisasi dan memadamkan api dengan menambah personel, alat pelindung diri, serta memaksimalkan peralatan pendukung di lokasi,” ucap dia.

Baca juga: BNPB: Alat berat dikerahkan padamkan kebakaran TPA Malabar di Cilacap

Baca juga: Pemkot Tangsel bangun cerobong buang gas metana, cegah kebakaran TPA

Pewarta: Fathnur Rohman
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |