Pemerintah dorong 1.300 brand subtitusi thrifting buat paket pembelian

2 months ago 14
Sekarang kita ingin teman-teman brand lokal ini juga bikin paket seperti itu. Mungkin paket Rp5 juta, dapat berapa kuantitinya, berapa variannya

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mengupayakan 1.300 jenama (brand) yang mensubtitusi atau mengurangi penyebaran baju bekas (thrifting) impor ilegal di pasaran agar menyiapkan paket pembelian untuk pedagang thrifting.

Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM Temmy Satya Permana di Jakarta, Selasa, menyatakan skema paket ini supaya bisnis yang dilakukan antara jenama lokal saling menguntungkan dengan pedagang yang sebelumnya menjual thrifting ilegal.

"Satu bal (thrifting ilegal) itu biasanya macam-macam. Ada paket yang tipe A, tipe B, tipe C ya. Itu ada antara Rp5 juta, Rp3 juta, Rp2 jutaan. Sekarang kita ingin juga teman-teman brand lokal ini juga bikin paket yang seperti itu. Mungkin paket Rp5 juta, dapat berapa kuantitinya, berapa variannya. Kita sedang bahas itu. Karena kan ini bisnis. Bisnis harus saling menguntungkan," ucapnya.

Ia menyampaikan 1.300 jenama lokal yang dikurasi pihaknya ini bukan untuk menggantikan pedagang pakaian bekas di pasaran, melainkan untuk melakukan kolaborasi guna memacu penjualan produk dalam negeri.

Terkait stok pakaian impor bekas, ia menjelaskan bahwa pedagang sebenarnya telah ditawari produk lokal sejak saat ini. Namun pedagang dinilai masih tenang selama stok lama masih tersedia.

Ketika stok menipis dan harga meningkat karena pasokan terbatas, ia berharap pedagang akan semakin siap beralih ke produk lokal yang telah disiapkan.

Ia juga menanggapi anggapan bahwa pakaian bekas impor lebih murah. Menurutnya, perbandingan harga tidak dapat dilepaskan dari fakta bahwa pakaian bekas impor merupakan barang ilegal yang dilarang di pasaran.

Ia menyampaikan dengan memilih produk lokal akan memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi industri dalam negeri.

Selain itu ia optimistis harga produk lokal akan bisa bersaing ketika produk domestik mendominasi pasar.

"Sebetulnya nanti akan bersaing. Pada saat semua pasar ini dikuasai produk lokal, harga pasti akan bersaing dengan sendirinya," katanya.

Baca juga: Menteri UMKM konsolidasi 1.300 jenama lokal subtitusi thrifting ilegal

Baca juga: Menteri UMKM sebut cacah ulang thrifting ilegal opsi lindungi UMKM

Baca juga: KemenUMKM dan e-commerce tertibkan pakaian impor bekas secara selektif

Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |