Pelita Jaya lanjutkan tren kemenangan usai kalahkan Satya Wacana 85-45

1 week ago 12

Jakarta (ANTARA) - Pelita Jaya Basketball Jakarta melanjutkan tren kemenangan mereka di Indonesian Basketball League (IBL) 2026 seusai mengalahkan Satya Wacana Salatiga dengan skor 85-45 di GMSB Kuningan, Jakarta, Sabtu.

Hasil positif itu membuat Pelita Jaya saat ini berada di posisi keenam klasemen sementara IBL 2026 dengan enam poin dari tiga pertandingan yang mereka menangkan secara beruntun.

Pada pertandingan tersebut, Pelita Jaya (PJ) tampil dominan sejak awal laga. Bahkan, pada delapan menit pembuka, mereka unggul jauh 21-4 dan menutup kuarter pertama dengan memimpin 27-12.

PJ nyaris tidak memberikan peluang bagi Satya Wacana untuk berkembang dan pada akhirnya keluar sebagai pemenang. Pada kuarter ketiga, misalnya, PJ hanya kebobolan enam poin dari sang lawan.

Amorie Archibald menjadi penyumbang poin terbanyak untuk PJ pada laga tersebut dengan 14 poin, ditambah empat rebound dan enam assist selama bermain sekitar 20 menit.

Baca juga: Bogor Hornbills beri kekalahan perdana untuk Rajawali Medan

Baca juga: Hawks akhiri tren negatif setelah bangkit kalahkan Hangtuah

Selain Archibald, Darious Moten dan Vincent Kosasih juga tampil apik dengan masing-masing menyumbangkan 12 poin.

Sementara dari kubu Satya Wacana, Serhii Pavlov menjadi yang terbaik dengan torehan double-double 11 poin, 11 rebound dan satu assist.

Selain Pavlov, tidak ada lagi pemain Satya Wacana yang melesakkan dua digit poin.

Pada klasemen IBL 2026, Satya Wacana masih ada di peringkat kedelapan (lima poin) dengan jejak buruk yaitu selalu kalah dari lima pertandingan yang sudah mereka lewati.

Selanjutnya, Minggu (25/1), PJ akan bersua tim tamu Kesatria Bengawan Solo di GMSB Kuningan, Jakarta.

Satya Wacana baru akan menjalani pertandingan berikutnya pada Jumat (30/1) melawan Kesatria Bengawan Solo, yang kali ini berstatus tuan rumah, di Solo, Jawa Tengah.

Baca juga: Dewa United beri Pacific kekalahan keempat di IBL 2026

Pewarta: Michael Siahaan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |