Pelatih Brighton kritik taktik buang waktu Arsenal

6 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Pelatih Brighton & Hove Albion Fabian Hurzeler mengkritik keras taktik memperlambat tempo permainan yang diperagakan Arsenal setelah timnya takluk 0-1 dalam laga lanjutan Liga Inggris di American Express Stadium, Rabu waktu setempat.

"Ada berbagai cara untuk menang. Jika mereka menjuarai Liga Inggris, tidak akan ada yang bertanya bagaimana cara mereka menjuarainya," ujar Hurzeler menanggapi gaya bermain Arsenal, dalam laman ESPN pada Kamis.

Kekalahan tipis tersebut memicu kekecewaan kubu tuan rumah yang menilai tim tamu sengaja mencederai sportivitas melalui praktik buang-buang waktu sepanjang pertandingan.

Hurzeler menyatakan bahwa meski hasil akhir sangat menentukan, cara sebuah tim meraih kemenangan tetap menjadi sorotan.

Pertandingan tersebut ditentukan oleh gol tunggal penyerang Arsenal Bukayo Saka pada menit kesembilan setelah tembakannya berbelok arah akibat mengenai pemain lawan. Kemenangan ini memperkokoh posisi tim asuhan Mikel Arteta di puncak klasemen Liga Inggris dengan keunggulan tujuh poin dari pesaing terdekat Manchester City.

Baca juga: Michael Carrick kecewa timnya kalah menyakitkan

Hurzeler menilai Arsenal seolah mendapatkan keistimewaan untuk bermain dengan standar mereka sendiri di lapangan.

"Mereka membuat aturan sendiri. Saat ini, saya merasa mereka menjalankan aturan mereka sendiri, tidak peduli bagaimana cara mereka bermain," tutur pelatih berusia 33 tahun tersebut.

​Hurzeler juga mengungkapkan hasil diskusinya dengan wasit Chris Kavanagh pada saat jeda pertandingan terkait upaya meminimalisir waktu yang terbuang. Menurut pengakuannya, wasit mengakui kesulitan menindak praktik tersebut secara langsung di tengah tekanan pertandingan yang panas.

Meskipun gagal meraih poin, Brighton mendominasi permainan melalui penguasaan bola yang lebih besar dan jumlah tembakan yang lebih banyak.

Hurzeler tetap bangga dengan identitas permainan menyerang yang ditunjukkan oleh timnya.

Mikel Arteta sendiri enggan menanggapi kritik dari sejawatnya tersebut.

Baca juga: Arteta puji karakter Arsenal saat menang di kandang Brighton

Penerjemah: Aditya Ramadhan
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |