Jakarta (ANTARA) - Kedutaan Besar (Kedubes) Republik Rakyat China di Jakarta menilai pelajar Indonesia di China memiliki peran penting sebagai duta yang mendorong penguatan kerja sama bilateral di berbagai bidang, khususnya pendidikan.
"Mereka tidak hanya mencari ilmu dan mengembangkan diri di China, tetapi juga berperan sebagai penerus persahabatan kedua negara, serta menjadi duta dalam mendorong eratnya kerja sama antara China dan Indonesia," kata Atase Pendidikan Kedubes China di Jakarta, Chen Wu, saat pembukaan Pameran Pendidikan Tinggi China 2026 di Jakarta, Minggu.
Chen mengatakan kemitraan strategis Indonesia dan China semakin berkembang dan terus menghasilkan keluaran positif yang signifikan. Menurut catatannya, saat ini terdapat lebih dari 15 ribu mahasiswa dan pelajar Indonesia yang menempuh studi di berbagai institusi pendidikan di China.
Selama di China, para pelajar Indonesia tak hanya memperoleh pengetahuan di kampus pilihan mereka, tetapi juga merasakan pengalaman budaya China yang meningkatkan wawasan global mereka.
Baca juga: 12,9 juta pelajar di China siap ikuti ujian masuk perguruan tinggi
Pengalaman tersebut diharapkan dapat memupuk para pelajar Indonesia menjadi kekuatan baru yang berkontribusi dalam mempererat dan mengembangkan kemitraan antara kedua negara.
"Generasi muda merupakan masa depan bangsa sekaligus harapan persahabatan antara China dan Indonesia dari generasi ke generasi," kata Chen Wu.
Selain mengundang mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan pendidikan di China, Chen juga mendorong penguatan kolaborasi antara institusi pendidikan Indonesia dengan perguruan tinggi di China.
Menurut dia, kerja sama antar-institusi tersebut akan semakin mendorong semangat generasi muda sebagai motor pertukaran budaya dan pendidikan, serta dapat menghasilkan inovasi dan pencapaian baru melalui kolaborasi antara cendekia kedua negara.
Baca juga: Puluhan ribu anak muda AS kunjungi China untuk studi sejak 2023
Chen turut mengapresiasi kegiatan pameran pendidikan tinggi China di mana pelajar Indonesia diperkenalkan dengan puluhan pendidikan tinggi berkualitas di China, seperti Peking University dan Wuhan University.
Adapun pada Januari lalu, Wakil Kepala Perwakilan RI di Beijing Parulian Silalahi menilai mahasiswa RI di China merupakan diaspora yang dapat menjadi subjek pembangunan dan aset ketahanan nasional.
"Jumlah mahasiswa Indonesia di China saat ini juga sudah mencapai 20 ribu orang atau seperti jumlah sebelum masa pandemi, dan memang trennya meningkat," kata Parulian.
Baca juga: PPIT: RI-China perlu perkuat kerja sama vokasi untuk industri
Pewarta: Nabil Ihsan
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































