Pasar Ikan Rejomulyo Semarang diresmikan setelah 3 tahun dibangun

1 week ago 16

Semarang (ANTARA) - Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng meresmikan operasional Pasar Ikan Rejomulyo setelah proses pembangunan yang membutuhkan waktu tiga tahun.

"Ini perjuangan selama 3 tahun, perjuangan para pedagang untuk meminta pasar yang benar-benar mereka butuhkan," kata wali kota saat peresmian Pasar Rejomulyo di Semarang, Minggu.

Menurut dia, pengalaman sebelumnya menjadi pelajaran penting agar pembangunan pasar benar-benar sesuai dengan kebutuhan pedagang.

Hal tersebut, lanjut dia, membuat proses perencanaan dilakukan lebih matang dan melibatkan pedagang secara aktif.

Ia optimistis Pasar Ikan Rejomulyo akan kembali menggerakkan roda perdagangan ikan di Kota Semarang.

Ia menyebut kawasan Pasar Rejonulyo sejak lama dikenal sebagai pusat perdagangan ikan, namun sempat mengalami penurunan aktivitas.

Ia juga mengaitkan keberadaan pasar ini dengan program peningkatan gizi dan penanganan stunting.

"Dengan tersedianya pusat grosir ikan yang dekat dan berkualitas, harga ikan akan lebih terjangkau dan mutunya terjaga," katanya.

Wali Kota berpesan kepada para pedagang untuk menjaga kebersihan dan merawat pasar agar semakin nyaman dan menarik pembeli.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Pedagang Ikan Basah dan Pindang (PPIBP) Pasar Rejomulyo, Didik Setyo Utomo, menyampaikan apresiasi atas pembangunan pasar tersebut.

"Kami mengucapkan terima kasih atas dibangunnya Pasar ikan Rejomulyo ini, sehingga kami berjualan akan lebih layak dan semoga lebih ramai dari tahun sebelumnya," katanya.

Baca juga: Omzet pasar ikan Rejomulyo di Semarang Rp2 miliar/malam

Baca juga: Tidak ditemukan penggunaan formalin di Pasar Ikan Rejomulyo Semarang

Baca juga: Pemkot Semarang siagakan 220 pompa antisipasi banjir

Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |