Jakarta (ANTARA) - Para atletik menyumbangkan empat medali emas kepada Indonesia pada hari terakhir ASEAN Para Games 2025 di Thailand, Minggu.
Medali emas pertama disumbangkan oleh Angin Reza Pramana Perangin dari lempar cakram putra F43, F44 dengan jauh lemparan 35,81 meter.
Pada nomor itu, atlet-atlet Indonesia sangat mendominasi sampai medali perak dan perunggu pun jatuh ke tangan atlet Indonesia, masing-masing Yahya dan Bili Yohanis.
Medali emas juga didapatkan dari lari 1.500 meter putra T20 melalui Nomleni Alfin, setelah finis tercepat dengan 4 menit 31,12 detik untuk mengungguli para pesaingnya dalam final.
Baca juga: Kerja jadi tukang pijat, Ikhsan bersinar di APG 2025
Lompat jauh putra T11 juga menyumbangkan emas setelah Ubaidillah Muhammad Dimas finis dengan 5,19 meter. Sedangkan medali emas terakhir didapat atlet tolak peluru putra F37, Fauzi Ahmad.
Satu medali emas terakhir disumbangkan atlet tolak peluru putri F44 Priyanti Lia, dengan catatan lemparan 9,30 meter.
Para atletik juga mendapatkan medali perak dari estafet universal T11-13, T42-47/ T61-64, T35-38, T33-34/T51-54. Tim Indonesia yang diperkuat Jaenal Aripin, Ni Made Arianti Putri, Nanda Mei Sholihah, Saptoyogo Purnomo memiliki catatan waktu 47,78 detik, di bawah peraih emas, tim Thailand dengan catatan waktu 47,21 detik.
Sedangkan medali perunggu disumbangkan nomor lari 800 meter putra T54, selain dari lempar cakram F43. Aripin Jaenal mendapatkan medali perunggu dari lari 800 meter putra T54 dengan catatan waktu 1:33,53.
Baca juga: Disiplin jadi kunci Jendi Pangabean rebut tujuh emas APG 2025
Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































