Jiuquan (ANTARA) - Kapsul pembawa pulang wahana antariksa Shenzhou-20, yang tidak membawa astronaut, pada Senin (19/1) mendarat di situs pendaratan Dongfeng di Daerah Otonom Mongolia Dalam, China utara, sembari membawa pulang pakaian yang digunakan untuk aktivitas di luar wahana antariksa (extravehicular activity/EVA), atau spacewalk, yang sudah "dipensiunkan" sebagai bagian dari kargo pulangnya.
Pakaian tersebut, yang dinamai pakaian spacewalk B, merupakan yang pertama dari jenisnya di stasiun luar angkasa China Tiangong yang berhasil mencapai target perpanjangan masa pakai, yaitu mampu mendukung 20 EVA dalam kurun empat tahun.
Sebelum pakaian antariksa itu meninggalkan Tiangong, astronaut Zhang Lu, Wu Fei, dan Zhang Hongzhang dari kru Shenzhou-21 mengucapkan selamat tinggal kepada "rekan seperjuangan" istimewa tersebut, yang terekam dalam sebuah laporan video oleh China Media Group pada Senin itu.
"Hari ini, kami melepas rekan lama yang telah memberikan kontribusi besar bagi aktivitas di luar wahana di stasiun luar angkasa," kata astronaut Zhang Lu.
"Saya sendiri memakainya dalam empat EVA sebagai bagian dari misi Shenzhou-15. Pakaian itu menemani kami dalam mencetak rekor kala itu dalam hal jumlah EVA terbanyak yang dilakukan oleh satu kru."
"Terima kasih, pakaian ini telah memberikan pelayanan yang luar biasa ... Kamu sudah bekerja keras," kata Zhang Lu.
Pakaian spacewalk berfungsi sebagai peralatan inti bagi para astronaut selama EVA di luar angkasa, memastikan keselamatan mereka sekaligus memungkinkan operasi yang efisien di luar kabin.
Pakaian spacewalk B dikirim ke luar angkasa dengan wahana antariksa kargo Tianzhou-2 pada 29 Mei 2021, dan pertama kali digunakan dalam EVA di Tiangong pada Juli tahun itu, lapor China Media Group.
Selama berada di Tiangong, pakaian spacewalk B digunakan oleh 11 astronaut dalam delapan misi berawak.
Pada 15 Agustus 2025, dalam EVA putaran ketiga dari misi Shenzhou-20, astronaut Chen Dong mengenakan pakaian tersebut, sehingga pakaian spacewalk itu pun tuntas menyelesaikan tugas EVA-nya yang ke-20, menandai tercapainya target yang ditetapkan baginya.
Chen, yang paling sering menggunakan pakaian ini, dengan total enam EVA, menyampaikan pendapatnya. "Saya ingin mengatakan bahwa saya memiliki perasaan yang mendalam terhadap pakaian ini. Sejak pertama kali saya menuliskan nama saya di bagian belakangnya, kami membangun semacam ikatan. Saya merawatnya dan pakaian ini melindungi saya."
"Saya merasa beruntung telah menyelesaikan EVA ke-20 bersama-sama, memenuhi misi kami dengan penuh kehormatan," ujar Chen. "Selamat atas pensiunmu yang penuh kejayaan! Terima kasih. Program antariksa berawak China akan mengenangmu."
Setelah kapsul pembawa pulang wahana antariksa Shenzhou-20 mendarat di situs pendaratan Dongfeng pada Senin pagi waktu setempat, inspeksi di lokasi mengonfirmasi bahwa kondisi keseluruhan dari kapsul pembawa pulang itu normal dan barang-barang di dalamnya dalam keadaan baik, ungkap Badan Antariksa Berawak China (China Manned Space Agency/CMSA).
Wahana antariksa berawak Shenzhou-20 diluncurkan pada 24 April 2025. Kepulangannya ditunda pada awal November karena dugaan insiden tabrakan dengan puing antariksa. Shenzhou-20 pun tetap berada di orbit untuk melakukan eksperimen terkait.
"Dengan kembalinya pesawat antariksa Shenzhou-20, seluruh tugas utama respons darurat antariksa untuk stasiun luar angkasa China telah berhasil diselesaikan," demikian diumumkan CMSA.
Pewarta: Xinhua
Editor: Hanni Sofia
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































