Jakarta (ANTARA) - Indiana Pacers mencapai kesepakatan dengan Los Angeles Clippers untuk mendatangkan center Ivica Zubac melalui skema pertukaran pemain (trade) yang melibatkan Bennedict Mathurin, Isaiah Jackson, serta sejumlah pilihan draft.
Laman NBA, Jumat, menyatakan dalam kesepakatan tersebut, Pacers menerima Zubac dan Kobe Brown. Sementara Clippers mendapatkan Mathurin, Jackson, pilihan putaran pertama draft NBA 2026, dan 2029, serta pilihan putaran kedua 2028.
Zubac yang berposisi sebagai center tengah menjalani musim produktif dengan rata-rata double-double dalam dua musim terakhir.
Baca juga: Luka Doncic jalani MRI usai cedera hamstring lawan 76ers
Pebasket asal Kroasia itu membukukan rata-rata 14,4 poin per laga (ppg) dan 11 rebound per laga (rpg), dengan akurasi tembakan 61,3 persen, serta masuk dalam tim All-Defensive Second Team NBA musim 2024-2025.
Kehadiran Zubac diharapkan memperkuat sektor rebound Pacers yang musim ini masih menjadi salah satu kelemahan tim.
Mereka saat ini berada di peringkat bawah Wilayah Timur dan menempati posisi ke-22 dalam rata-rata rebound per laga.
Di sisi lain, Mathurin yang dipilih pada urutan keenam draft 2022 tampil cukup konsisten bersama Pacers dengan rata-rata 17,5 ppg pada musim ini.
Baca juga: Charlotte Hornets dapatkan Tyus Jones dari Orlando Magic
Guard berumur 23 tahun tersebut juga menunjukkan peningkatan dalam pertahanan sebelum akhirnya dilepas dalam transaksi itu.
Isaiah Jackson mencatatkan rata-rata 6,4 ppg dan 5,6 rpg.
Langkah Pacers ini dinilai sebagai bagian dari upaya membangun kembali tim sambil menunggu kembalinya Tyrese Haliburton dari cedera achilles, yang harus absen selama musim 2025-2026.
Kombinasi Haliburton, Pascal Siakam, Zubac, Andrew Nembhard, dan Aaron Nesmith diharapkan menjadi fondasi tim untuk musim mendatang.
Baca juga: Timberwolves dapat Ayo Dosunmu, Chicago Bulls terima Dillingham
Penerjemah: Donny Aditra
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































