Ormas Islam dan tokoh Muslim sebut pahami alasan Prabowo gabung BoP

12 hours ago 5

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah perwakilan organisasi masyarakat (ormas) Islam dan tokoh Muslim Indonesia yang mengikuti acara pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, menyebut mereka telah memahami alasan Presiden memasukkan Indonesia dalam keanggotaan Board of Peace (BoP).

Beberapa tokoh, yang ditemui selepas acara, juga menyebutkan tak ada perdebatan antara ormas-ormas Islam dengan Presiden Prabowo, saat sesi dialog yang khusus membahas BoP itu berlangsung.

Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji, yang juga tokoh senior Muhammadiyah Muhadjir Effendy menilai penjelasan Presiden Prabowo mengenai Dewan Perdamaian/BoP Gaza "sangat jelas".

"Saya kira 100 persen para pemuka agama sangat memahami yang Beliau (Presiden, red.) lakukan," kata Muhadjir menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui selepas acara di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa.

Muhadjir kemudian menjelaskan ada sebanyak empat perwakilan dari kelompok ormas dan tokoh-tokoh Muslim Indonesia yang kemudian menyampaikan aspirasi, masukan, kritik, dan penilaiannya langsung kepada Presiden Prabowo mengenai keanggotaan Indonesia dalam BoP. Dalam sesi dialog tersebut, Muhadjir menilai tidak ada perdebatan.

"Enggak ada, enggak ada (perdebatan, red.). Memang ada yang mempertanyakan, dan justru dengan pertanyaan itu Beliau bisa menjelaskan semakin clear (jelas, red.) ya," kata Muhadjir.

Dalam kesempatan yang sama, Muhadjir juga meyakini tokoh-tokoh ormas Islam yang mengikuti pertemuan hari ini sepakat dengan pilihan Presiden Prabowo menjadikan Indonesia anggota BoP.

"Sepanjang yang saya pahami begitu. Bahkan, (mereka, red.) memberikan masukan-masukan termasuk penguatan kepada Pak Presiden bagaimana ke depan Beliau bisa betul-betul membawa aspirasi dari Bangsa Indonesia, terutama tetap berpegang teguh kepada Pembukaan Undang-Undang Dasar 45 bahwa kemerdekaan itu hak semua bangsa. Itu yang menjadi concern Beliau (Presiden, red.)," kata Muhadjir.

Di lokasi yang sama dalam kesempatan terpisah, Ketua Umum MUI KH M. Anwar Iskandar memahami komitmen Presiden Prabowo yang ingin memperjuangkan kemerdekaan rakyat Palestina melalui BoP.

Oleh karena itu, Anwar menegaskan MUI mendukung pilihan Presiden Prabowo menjadikan Indonesia masuk dalam keanggotaan BoP manakala tujuannya untuk kemaslahatan umat.

"Sepanjang untuk kemaslahatan, tentu saja, karena MUI ini berjuang untuk kemaslahatan umat, untuk kemaslahatan bangsa, untuk kemaslahatan kemanusiaan. Yang kita dengar tadi (dari Presiden Prabowo, red.) adalah komitmen untuk kemaslahatan itu. Nah, sepanjang komitmen untuk kemaslahatan, kenapa tidak? Kan ada janji (dari Presiden, red.) kalau memang tidak bermaslahat akan keluar," ujar Anwar.

Baca juga: Prabowo buka opsi keluar BoP jika Palestina tak merdeka

Baca juga: Istana: Presiden sampaikan alasan utuh RI masuk BoP ke para ulama

Baca juga: Sekjen PBNU: Prabowo ungkap RI di BoP demi cegah korban lebih banyak

Pewarta: Genta Tenri Mawangi
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |