Nostalgia Marcell dan istri, mengemas ulang lagu milik band Malaysia

1 week ago 6

Jakarta (ANTARA) - Penyanyi Marcell Siahaan menghadirkan karya terbaru berjudul "Mulanya Disini", sebuah interpretasi ulang dari lagu klasik tahun 80-an milik band Malaysia bernama Freedom.

Dalam versi terbarunya ini, Marcell menggandeng Rima Melati Adams, yang tak hanya hadir sebagai kolaborator, tetapi juga sebagai pasangan hidupnya.

Dalam siaran pers yang diterima di Jakarta Rabu, lagu "Mulanya Disini’', dipilih lewat pendekatan yang jujur nan bersahaja serta disampaikan tanpa upaya untuk membesarkannya secara berlebihan, justru dengan menjaga ruang agar maknanya tumbuh secara alami.

Baca juga: Lebaran di Singapura, Marcell maknai Idul Fitri jadi momen introspeksi

Pesan tentang kebersamaan, kesabaran serta tanggung jawab dalam sebuah hubungan menjadi inti yang ingin disampaikan.

Keindahannya ada pada kejujuran. Tugas kami hanya menyampaikannya dengan tulus,” katanya.

Rima Melati mengatakan bahwa, "Mulanya Disini" sudah ia kenal sejak kecil, saat dirinya tumbuh besar di Singapura. Kini, setelah menjalani lebih dari tujuh belas tahun pernikahan bersama Marcell, lagu ini hadir kembali bukan untuk sekadar sebagai nostalgia semata, melainkan jadi sebuah refleksi perjalanan hidup yaitu tentang cinta yang terus dipilih, dipelihara dan dimulai kembali.

Baca juga: Marcell berencana tampil beda pada BNI Java Jazz Festival 2024

Direkam dengan pendekatan yang intim dan minim ornamen, tembang ini mempertemukan dua suara yang dibentuk oleh waktu, kebersamaan dan pertumbuhan.

Lagu ini berbicara tentang cinta bukan sebagai konsep ideal, melainkan sebagai keputusan yang diambil setiap hari dan sering kali dimulai kembali dari titik awal.

Baca juga: Marcell bangkitkan kenangan penonton JJF 2022 lewat lagu hits 2000-an

Baca juga: Marcell rilis "Akhir Cinta" tepat di hari ulang tahunnya

Pewarta: Sinta Ambarwati
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |