Jakarta (ANTARA) - Deputi Bidang Administrasi Sekretaris Jenderal MPR RI Heri Herawan mengajak Generasi Z Provinsi Banten memperkuat semangat kebangsaan melalui Lomba Kreasi Baris Berbaris dan Pengibaran Bendera (LKBB-PB) Tahun 2026.
Menurut Heri dalam keterangannya, dalam setiap gerak baris-berbaris pasukan pengibar bendera tercermin nilai gotong royong. Ia mengatakan bangsa Indonesia dibangun di atas fondasi gotong royong yang menjadi etos sosial sekaligus karakter utama bangsa.
"Pandangan Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno, yang menyebut bahwa apabila Pancasila diperas menjadi satu nilai utama, maka nilai tersebut adalah gotong royong. Karena itu, semangat saling membantu, saling menguatkan, dan saling melengkapi harus terus dijaga oleh generasi penerus bangsa," kata Heri pada pembukaan LKBB-PB MPR RI Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026 di Tangerang Selatan, Sabtu.
Heri menjelaskan gotong royong bukan sekedar kebiasaan sosial, melainkan prinsip filosofi yang menandai watak politik bangsa untuk saling membantu, saling menguatkan, dan saling mengisi melampaui batas suku, agama, ras maupun golongan.
Ketika anggota regu pengibar bendera menjaga kekompakan langkah, saling menyesuaikan ritme serta mempertahankan formasi secara bersama-sama, saat itu semangat kebersamaan dan persatuan diwujudkan dalam tindakan nyata.
Selain itu, kata dia, makna mendalam yang terkandung dalam pelaksanaan upacara pengibaran bendera Merah Putih, yakni warna merah melambangkan keberanian. Sedangkan putih melambangkan kesucian niat dan ketulusan perjuangan.
"Berkibarnya bendera di puncak tiang tertinggi menjadi pengingat kolektif atas pengorbanan para pahlawan yang mempertahankan kemerdekaan dengan darah dan air mata," ujarnya.
Oleh karena itu, lanjut dia, sikap sempurna, penghormatan kepada bendera, dan kekhidmatan selama upacara tidak boleh dipandang hanya sebagai prosedur seremonial semata. Lebih dari itu, seluruh rangkaian upacara merupakan bentuk penghormatan terhadap sejarah perjuangan bangsa dan jasa para pahlawan.
Dia mengatakan, MPR RI berupaya memperkuat pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai Empat Pilar MPR RI, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika melalui LKBB-PB.
Heri juga mengajak para pelajar yang sebagian besar berasal dari Generasi Z untuk terus mencintai Indonesia serta berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Dia menyebut sejarah kemajuan Indonesia ke depan akan ditulis oleh generasi yang memilih untuk belajar lebih tekun, bekerja lebih sungguh, dan berbuat nyata bagi sesama.
"Adik-adik lah yang akan mengangkat martabat dan kejayaan Indonesia di masa depan," ujarnya.
Dia juga mengingatkan para peserta mengenai besarnya kontribusi tokoh-tokoh Banten dalam sejarah perjuangan bangsa. Sejumlah pahlawan dan tokoh daerah seperti Sultan Ageng Tirtayasa, KH Syam'un, Raden Aria Wangsakara, serta tokoh-tokoh lainnya yang telah memberikan kontribusi penting bagi lahir dan tegaknya Indonesia merdeka.
Menurutnya, semangat perjuangan para tokoh tersebut perlu terus diwariskan kepada generasi muda melalui berbagai kegiatan yang membangun karakter, kedisiplinan, dan kecintaan terhadap tanah air.
"Penguatan nasionalisme bukanlah proses instan dan tidak lahir dari ruang hampa. Ia harus terus digugah, dipupuk, dan dirawat agar tetap hidup dalam sanubari setiap anak bangsa," ucap Heri.
LKBB-PB MPR RI tingkat Provinsi Banten Tahun 2026 resmi dibuka bertempat di Lapangan Balai Kota Tangerang Selatan, Banten.
Kegiatan yang diselenggarakan atas kerja sama MPR RI dan Purna Paskibraka Indonesia (PPI) tersebut diikuti 10 sekolah menengah atas dan sederajat dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Banten.
Adapun, 10 sekolah yang mengikuti kompetisi tersebut, yakni SMKN 9 Kota Tangerang; MAN 1 Kabupaten Lebak; SMAN 1 Jawilan Kabupaten Serang; MAN 1 Kota Cilegon; SMAN 2 Krakatau Steel Kota Cilegon; SMAN 2 Kota Serang; SMAN 2 Kota Tangerang Selatan; SMK Ikhlas Jawilan Kabupaten Serang; SMKN 5 Kabupaten Tangerang; dan SMAN 2 Kabupaten Pandeglang.
Sementara itu, Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini dan berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan positif kepemudaan yang berorientasi pada pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai kebangsaan.
"Kami meyakini bahwa investasi terbaik bagi masa depan bangsa adalah melalui pembinaan generasi muda yang unggul, disiplin, dan cinta tanah air," kata Pilar.
Baca juga: LKBB-PB MPR RI tingkat Provinsi Banten 2026 resmi dibuka
Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































