Pemesanan BYD Atto 3 tembus 30 ribu unit dalam sepekan sejak meluncur

3 hours ago 4

Jakarta (ANTARA) - BYD mengumumkan mobil generasi terbaru Atto 3 telah dipesan sebanyak lebih dari 30.000 unit dalam satu pekan sejak resmi diluncurkan.

Dilansir dari Electrek pada Jumat (29/5) waktu setempat, mobil yang dipasarkan di pasar China dengan nama Yuan Plus itu diluncurkan pada 21 Maret dengan harga mulai 119.900 yuan atau sekitar Rp315 juta. Harganya sedikit lebih tinggi dibandingkan model sebelumnya yang dibanderol mulai 115.800 yuan atau Rp305 juta.

Meski demikian, BYD Atto 3 membawa sejumlah peningkatan signifikan, termasuk penggunaan baterai generasi baru Blade Battery 2.0 dan teknologi pengisian cepat Flash Charging yang diperkenalkan BYD pada Maret lalu.

SUV listrik tersebut tersedia dalam dua pilihan kapasitas baterai, yakni 57,5 kWh dan 68,5 kWh. Dengan standar pengujian CLTC, kendaraan ini diklaim mampu menempuh jarak masing-masing hingga 540 kilometer dan 630 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Teknologi Flash Charging memungkinkan baterai diisi dari 10 persen hingga 70 persen hanya dalam waktu sekitar lima menit. Sementara untuk pengisian dari 10 persen hingga 97 persen membutuhkan waktu sekitar sembilan menit.

BYD juga mengklaim baterai tetap dapat diisi dari 20 persen hingga 97 persen dalam 12 menit pada suhu ekstrem mencapai minus 30 derajat Celsius.

Baca juga: Chery akan meluncurkan kei car Emta sebagai rival BYD Racco di Jepang

BYD Atto 3 dibekali motor listrik yang dipasang di bagian belakang dengan pilihan tenaga 268 tenaga kuda (hp) atau 200 kW dan 321 hp atau 240 kW.

Konsumen juga dapat memilih sistem asisten mengemudi canggih God’s Eye B atau DiPilot 300 dengan tambahan biaya 12.000 yuan (Rp31 juta).

Sistem tersebut menggunakan sensor LiDAR yang dipasang di atap kendaraan serta didukung 30 kamera dan sensor untuk menghadirkan fitur keselamatan dan kenyamanan, termasuk bantuan mengemudi di jalan raya maupun kawasan perkotaan serta parkir otomatis.

Di bagian interior, BYD menghadirkan desain kabin terbaru dengan layar infotainment mengambang berukuran 15,6 inci yang menjadi pusat kendali kendaraan.

Mobil ini juga dibekali sejumlah fitur yang umumnya ditemukan pada kendaraan kelas premium, seperti lemari pendingin mini, head-up display (HUD), asisten suara berbasis kecerdasan buatan (AI), serta kursi yang dapat direbahkan.

General Manager BYD Dynasty Series, Lu Tian, mengatakan Yuan Plus telah menjadi salah satu model terlaris perusahaan sejak pertama kali diperkenalkan di mana versi terbaru menunjukkan performa penjualan yang kuat.

Atto 3 masih menjadi salah satu model terpopuler BYD, meski kini menghadapi persaingan yang semakin ketat di segmen SUV kompak listrik dengan model pesaing seperti Geely Galaxy E5.

BYD mengunggulkan kombinasi teknologi baterai terbaru dan sistem pengisian cepat untuk mempertahankan daya saing perusahaan di pasar kendaraan listrik.

Sejumlah model BYD lain yang telah menggunakan teknologi serupa dilaporkan juga telah mengumpulkan lebih dari 100.000 pesanan.

Perusahaan otomotif asal China itu saat ini mulai memperluas adopsi teknologi baterai dan pengisian cepat tersebut ke pasar global, diawali melalui model Denza Z9 GT di Eropa, Inggris, dan sejumlah negara lainnya.

Model Atto 3 yang dipasarkan di luar China juga diperkirakan akan mendapatkan pembaruan serupa pada masa mendatang.

Baca juga: BYD janjikan garansi penuh fungsi asisten mengemudi "God's Eye"

Baca juga: BYD luncurkan cip terbaru untuk mobil listrik swakemudi

Baca juga: BYD rilis Sealion 06 DM-i 2026 dengan jangkauan listrik 310 km

Pewarta:
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026

Read Entire Article
Rakyat news | | | |