Istanbul (ANTARA) - Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei, Rabu (18/3), bersumpah bahwa "para pembunuh kriminal" di balik pembunuhan pejabat Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Ali Larijani akan segera menerima balasan.
Dalam sebuah pernyataan di akun media sosial X, Khamenei mengatakan bahwa dengan kesedihan yang mendalam dia menerima berita tentang pembunuhan Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Larijani bersama putranya dan beberapa koleganya.
Mojtaba mengenang Larijani sebagai seorang pria berpengetahuan luas, berwawasan jauh ke depan, dan bijaksana. Dia menambahkan bahwa hampir lima dekade pengabdian di bidang politik, militer, keamanan, budaya, dan administrasi, Larijani telah menjadi tokoh terkemuka.
Khamenei mengatakan pembunuhan Larijani menunjukkan pentingnya keberadaan dirinya hingga terjadi permusuhan yang dipendam oleh musuh-musuh Islam terhadapnya. Dia pun memperingatkan bahwa menumpahkan darah orang-orang seperti itu hanya akan membuatnya semakin kuat.
"Setiap tetes darah memiliki pembalasan yang setimpal dan bahwa para pembunuh kriminal para martir itu akan segera menerima balasannya," sumpahnya.
Baca juga: Iran konfirmasi kematian Pejabat Keamanan Tertinggi Ali Larijani
Otoritas Iran mengatakan Larijani tewas pada Selasa pagi (17/3) dalam serangan gabungan Amerika Serikat-Israel. Serangan itu juga menewaskan putra Larijani bernama Morteza, ajudannya bernama Alireza Bayat, serta beberapa anggota staf dewan dan pengawal.
Amerika dan Israel terus melancarkan serangan gabungan terhadap Iran sejak 28 Februari lalu, yang hingga kini telah menewaskan sekitar 1.300 orang, termasuk pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.
Iran pun membalas dengan serangan pesawat tak berawak dan rudal dengan menargetkan Israel, Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer Amerika. Serangan balasan itu menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur serta mengganggu pasar global dan penerbangan.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Iran akan bertindak lebih tegas jika AS kembali terobos perbatasan
Baca juga: Iran bersumpah akan balas kematian Larijani
Penerjemah: Cindy Frishanti Octavia
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































