Mensos pastikan rumah rusak akibat banjir dapat bantuan

1 month ago 11

Banjar, Kalsel (ANTARA) - Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI) Saifullah Yusuf memastikan rumah warga yang rusak akibat terdampak banjir mendapatkan bantuan.

Hal tersebut disampaikan Mensos saat meninjau lokasi pengungsian korban terdampak banjir di Desa Sungai Tabuk Keramat, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Minggu, dengan disambut Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar Yudi Andrea serta jajaran instansi terkait.

Dalam peninjauan itu, ia menyusuri lokasi banjir menggunakan perahu dengan dikawal para relawan dan aparat keamanan.

Banjir yang menggenangi rumah warga setempat tersebut dengan ketinggian air bervariasi dari lutut hingga paha orang dewasa.

Ia memastikan proses penyiapan dan penyaluran makanan bagi pengungsi berjalan dengan baik, higienis, dan tepat waktu.

Baca juga: Mensos beri dukungan psikososial bagi korban banjir di Banjar-Kalsel

Dia juga menekankan pentingnya pelayanan yang cepat dan merata bagi seluruh warga terdampak, terutama kelompok rentan, seperti lansia, ibu menyusui, dan bayi.

Pada kesempatan tersebut, bantuan sembako disalurkan kepada lebih dari seribu warga terdampak banjir.

“Ini adalah kerja sama antara kementerian dan pemerintah daerah, dibantu TNI dan Polri. Setiap bencana kita siapkan logistik, baik makanan siap saji, pakaian, tenda, kasur, maupun kebutuhan lainnya, agar kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi hingga tahap rehabilitasi dan rekonstruksi,” ujarnya.

Dia menjelaskan bahwa sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, pemerintah memberikan santunan bagi korban bencana.

Untuk korban meninggal dunia, ahli waris akan menerima santunan Rp15 juta, korban luka berat mendapatkan santunan Rp5 juta. Pemerintah juga menyalurkan bantuan rekonstruksi rumah rusak berat, sedang, dan ringan melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Ia merinci bantuan hunian sementara (Huntara) bagi warga yang rumahnya rusak berat. Setiap keluarga akan menerima bantuan isian rumah Rp3 juta yang diberikan satu kali. Selain itu, bantuan pembelian lauk-pauk Rp450 ribu per orang diberikan selama tiga bulan.

“Kemudian ada juga bantuan pemulihan ekonomi sebesar Rp5 juta per keluarga yang diberikan satu kali, setelah warga pindah ke hunian sementara atau hunian tetap,” katanya.

Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan perhatian Menteri Sosial kepada warga setempat.

Dia menyebutkan di Sungai Tabuk terdapat sekitar 1.400 jiwa terdampak banjir dan telah menerima bantuan dari Kementerian Sosial.

“Semoga dengan kehadiran beliau, permasalahan warga saat ini dapat segera teratasi,” katanya.

Baca juga: Kemensos siapkan banyak bantuan bagi korban banjir di Banjar-Kalsel

Baca juga: Pemkab Banjar masak 16.000 porsi makan per hari bagi korban banjir

Pewarta: Gunawan Wibisono/Yose Rizal
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |