Menpora inginkan sedikitnya lima ajang lari jadi sirkuit maraton

2 weeks ago 12

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menginginkan Indonesia memiliki sedikitnya lima ajang lari besar menjadi sirkuit maraton yang dapat didorong sebagai ajang global bagi pelari dari berbagai belahan dunia.

"Kalau bisa paling tidak ada lima (ajang) maraton (sebagai sirkuit maraton) di Indonesia," kata Erick dalam konferensi pers Pocari Sweat Run 2026 yang juga dihadiri Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa, dan Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Kamis.

Erick mengapresiasi penyelenggaraan Pocari Sweat Run yang digelar sejak 2014 dengan jumlah peserta yang terus bertambah hingga lebih dari 50 ribu peserta.

Ajang tersebut, kata dia, tidak hanya menyehatkan masyarakat, namun juga menaikkan ekonomi nasional.

Erick menginginkan ajang seperti itu didorong menjadi ajang global.

Baca juga: 104 pelari ramaikan Bandung Tower Run 2026

"Kalau (penyelenggara) Pocari Sweat Run enggak mau, ya ajak yang lain. Supaya ketika mereka (para pelari) datang, benar-benar bisa juga menjadi seperti collecting point, seperti mengikuti maraton-maraton di dunia," kata Erick.

Dia mengatakan ajang lari bisa menggerakkan berbagai ekosistem yang berdampak besar terhadap perekonomian negara.

Dia mencontohkan ajang lari di New York yang diikuti 50-an ribu peserta yang berdampak ekonomi hingga Rp11 triliun atau ajang lari di Tokyo yang berdampak ekonomi hingga Rp6-7 triliun.

Erick menginginkan Indonesia memiliki ajang-ajang lari yang besar sebagai sirkuit maraton yang menjadi tujuan para pelari berbagai negara sehingga berdampak besar bagi perekonomian nasional.

Baca juga: Semarang 10K 2025 diikuti 2.760 pelari dari dalam dan luar negeri

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |