Menpar ingin KEK Nongsa jadi pusat digital kelas dunia

3 months ago 32

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana ingin Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa, Batam, Kepulauan Riau, menjadi pusat pariwisata dengan ekosistem ekonomi digital dan industri kelas dunia.

“Kunjungan ke KEK Nongsa hari ini merupakan wujud komitmen pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pariwisata, untuk mendukung percepatan investasi, meningkatkan daya saing, serta memperkuat konektivitas Batam sebagai salah satu pintu gerbang utama pariwisata Indonesia,” kata Widiyanti saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Dalam kunjungan ke Batam, Kepulauan Riau, Kamis (16/10), Widiyanti menyampaikan KEK Nongsa Batam hadir sebagai kawasan yang mengintegrasikan potensi pariwisata dengan pengembangan ekosistem digital dan industri yang terhubung dengan pasar global.

Baca juga: Kepri serahkan lahan pusat kreasi destinasi pariwisata ke Kemenpar RI

Kawasan ini juga dikembangkan menjadi pusat pendidikan dan pusat data yang diharapkan mampu memperkuat peran Batam dalam rantai ekonomi digital internasional. Sinergi antara sektor pariwisata dan ekonomi digital di kawasan itu diharapkan dapat menghadirkan pengalaman baru bagi wisatawan, sekaligus menarik minat investor dari dalam dan luar negeri.

Realisasi investasi KEK Nongsa di tahun 2025 sudah mencapai 95 persen atau sekitar Rp2.709,8 miliar dari target Rp2.835 miliar. Sementara, capaian kumulatif sejak Nongsa ditetapkan sebagai KEK pada 2021 hingga Juni 2025 telah mencapai Rp8,4 triliun.

Dengan sinergi tersebut, KEK Nongsa diproyeksikan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi yang signifikan, menciptakan lapangan kerja baru, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

Baca juga: Menpar ingin Pulau Penyengat menjadi pusat wisata halal terbesar ASEAN

“Saya meyakini, dengan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, para investor, pelaku usaha, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan KEK Nongsa, kawasan ini akan terus berkembang dan menjadi kebanggaan Indonesia,” ucap Widiyanti.

Pada kunjungannya, Widiyanti turut meninjau sejumlah lokasi strategis untuk melihat secara langsung perkembangan infrastruktur pariwisata sekaligus pengembangan ekosistem ekonomi digital bertaraf internasional.

Ia didampingi Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad serta jajaran pemerintah daerah meninjau sejumlah titik pengembangan penting, antara lain Infinite Studios yang menjadi pusat pengembangan industri kreatif, serta Apple Academy yang berperan sebagai pusat pengembangan talenta di bidang teknologi dan aplikasi.

Baca juga: Kemenpar fokus kembangkan quality tourism perkuat sektor pariwisata

Selain itu, rombongan juga mengunjungi Costaluna, kawasan komersial yang menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di KEK Nongsa, serta Nongsa Point Marina, pintu gerbang wisata bahari yang mampu menampung sekitar 67 yacht dari berbagai negara, termasuk Australia, Amerika Serikat, dan sejumlah negara di Eropa.

“Kehadiran Marina ini sejalan dengan program unggulan Kementerian Pariwisata, yaitu pariwisata naik kelas, yang salah satu fokusnya adalah pengembangan wisata bahari sebagai kekuatan daya tarik wisata Indonesia,” kata dia.

Baca juga: Menhub pastikan konektivitas transportasi perkuat pariwisata nasional

Baca juga: Kemenpar promosikan Wonderful Indonesia di Trade Expo Indonesia 2025

Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |