Menko Polkam pastikan pelaksanaan mudik di Yogyakarta aman terkendali

6 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago memastikan pelaksanaan arus mudik dan balik di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berjalan dengan lancar dan aman.

Menko Polkam saat mengecek kesiapan pelaksanaan arus mudik dan balik di bandara dan stasiun kereta api yang ada di DIY meminta semua pihak yang ada di bandara dan stasiun kereta untuk melayani masyarakat.

"Kita sudah ditakdirkan untuk melayani masyarakat sehingga tidak ada lagi tugas lain selain melayani masyarakat terlebih pada saat sekarang ini,” kata Djamari saat meninjau di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), Kabupaten Kulon Progo, DIY, Rabu sebagaimana keterangan diterima di Jakarta.

Dalam pengecekan itu, dia meminta agar pelayan di bandara dilakukan dan dipersiapkan dengan baik.

Menurut dia, jika ada maskapai ingin membuka penerbangan selama 24 jam maka harus dilakukan.

“Hal yang kritis adalah apabila ada satu penerbangan yang delay, maka informasi harus cepat,” ujarnya.

Informasi yang harus diketahui masyarakat, kata dia, terkait kapan pesawat akan diberangkatkan atau apakah ada pengganti penerbangan tersebut.

"Itu masyarakat harus tahu sehingga hubungan kita dengan maskapai penerbangan juga harus terjalin setiap saat, setiap hari, dan mungkin setiap jam," ujarnya.

Saat mengecek Stasiun Tugu Yogyakarta, Menko Djamari juga menyampaikan pesan yang sama terkait tugas melayani masyarakat.

Dia menyebut sudah menjadi konsekuensi bagi para pekerja yang berada di sektor pelayanan publik tidak pernah merasakan libur saat hari raya.

Menko mengingatkan aturan pembagian tugas dapat dilakukan dengan baik sehingga tidak menimbulkan kelengahan, kelalaian, dan kejenuhan.

"Jika itu terjadi maka akan menimbulkan kecelakaan dan itu bisa bergulir menjadi besar, seolah-olah pekerjaan kita yang begitu bagus menjadi tidak berguna hanya karena satu kecelakaan kecil," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, ia meminta PT KAI berkomunikasi dengan Forkopimda khususnya pemerintah daerah (pemda) serta TNI dan Polri untuk menjamin kelancaran tugas melayani masyarakat.

Dia meyakini seluruh pegawai yang bekerja di bandara dan stasiun mampu melaksanakan tugas dengan baik karena ini adalah bentuk dedikasi untuk kepentingan rakyat dan masyarakat.

"Untuk para petugas, pesan saya sekali-kali jangan bosan, jangan lelah dan jangan jenuh untuk melayani masyarakat kita," pesannya.

Sementara itu, Asisten Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Aria Nugrahadi mengatakan pemda telah memonitor persiapan pelayanan harus mudik. Ia mengungkapkan ada potensi lalu lintas pemudik yang akan masuk Yogyakarta mencapai 8 juta traffic per orang.

"Tentu kesiapan dan perhatian dari Kemenko Polkam menjadi suatu keyakinan bagi kami untuk bisa menyambut, melayani, dalam rangkaian Lebaran nanti menjadi lebih baik," kata Aria.

Kesiapan serupa juga disampaikan General Manager Bandara Internasional Yogyakarta Ruly Artha bahwa pihaknya telah mempersiapkan posko yang akan beroperasi penuh pada 11 Maret 2026 dengan melibatkan 669 personel.

"Kami memprediksi puncak arus mudik terjadi tanggal 13 Maret," ujarnya.

Sedangkan, Direktur Operasi PT KAI Awan H. Purwadinata menyampaikan KAI akan menyiapkan strategi untuk mengantisipasi libur Lebaran dengan melakukan pemantauan daerah khusus.

Baca juga: Menhub siapkan strategi untuk pastikan mudik 2026 berjalan lancar

Baca juga: Menko Polkam tinjau kilang di Balikpapan pastikan ketersediaan BBM

Baca juga: Menko Polkam tegaskan penguatan sistem pertahanan IKN jadi prioritas

Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |