Mendikdasmen: Pemerintah berupaya sukseskan Asta Cita keempat Presiden

1 month ago 20

Medan (ANTARA) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu'ti menyatakan bahwa pemerintah terus berupaya menyukseskan Asta Cita keempat Presiden RI Prabowo Subianto.

Asta Cita keempat Presiden, katanya, yakni memperkuat pembangunan sumber daya manusia, sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.

"Secara nasional, anggaran revitalisasi mencapai Rp16,9 triliun untuk 16 ribu sekolah. Kami berharap bantuan ini, termasuk papan interaktif digital di Sumut dapat segera digunakan secara maksimal," katanya didampingi Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution dalam peresmian Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi Satuan Pendidikan 2025 di SMK Negeri 7 Medan, Ahad.

Ia mengatakan untuk Provinsi Sumatera Utara telah dialokasikan bantuan pemerintah pusat yang digelontorkan dalam program revitalisasi dan digitalisasi pendidikan, antara lain anggaran revitalisasi Rp852 miliar dengan sasaran 897 satuan pendidikan.

Berbagai sekolah itu, terdiri atas 34 PAUD, 400 SD, 240 SMP, 119 SMA, 88 SMK, 11 SLB, dan lima pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) atau sanggar kegiatan belajar (SKB).

"Untuk program digitalisasi pendidikan di Sumut telah dibagikan sebanyak 1.778 papan interaktif digital mendukung metode pembelajaran modern di semester genap 2026," katanya.

Baca juga: Pemerintah jadwalkan tes kemampuan akademik SD pada April 2026

Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution mengatakan pemerintah provinsi (pemprov) memprioritaskan sektor pendidikan sebagai motor penggerak pembangunan di daerah itu.

"Antara lain dimulainya program sekolah gratis di Kepulauan Nias, dan daerah terdampak bencana pada 2026 ini," katanya.

Pemprov Sumut telah mengambil langkah cepat untuk menjamin keberlangsungan pendidikan di tengah tantangan bencana alam.

Tercatat, 50 SMA/SMK di Sumut terdampak banjir dan longsor pada awal tahun ini.

"Senin esok, semester genap dimulai dan Pemprov Sumut sudah siap melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Meski ada dua sekolah belum bisa beraktivitas maksimal karena dampak bencana yang besar, kami pastikan penanganan terus berjalan Pak Menteri," ujarnya.

Pihaknya telah mengambil kebijakan memperluas program sekolah gratis tahun ajaran 2026/2027 tidak hanya bagi seluruh siswa SMA/SMK di Kepulauan Nias, Sumatera Utara.

Akan tetapi juga di daerah terdampak banjir dan longsor, seperti Langkat, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, dan Sibolga.

"Di Kepulauan Nias masih ditemukan desa tertinggal yang butuh perhatian penuh. Kami akan menggratiskan biaya sekolah di sana, membangun sekolah unggulan, dan sekolah rakyat untuk mendukung visi Presiden," kata Bobby.

Baca juga: Mendikdasmen: Revitalisasi satuan pendidikan di Sumut 48,5 persen

Baca juga: Mendikdasmen jadi pembina upacara hari pertama sekolah di Aceh Tamiang

Pewarta: Muhammad Said
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |