Jakarta (ANTARA) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti memaparkan sejumlah rencana kerja guna mempercepat pemulihan layanan pendidikan pascabencana di wilayah Sumatera.
Dalam laporannya pada Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatera bersama Pimpinan DPR RI di Jakarta Pusat pada Rabu, ia mengatakan secara umum kegiatan pembelajaran di wilayah Provinsi Aceh, Sumatera Utara maupun Sumatera Barat yang terdampak bencana sudah berlangsung 100 persen meskipun belum berlangsung dalam kondisi yang ideal.
“Kami sampaikan secara umum bahwa kegiatan pembelajaran di tiga provinsi terdampak bencana sudah berlangsung 100 persen, hanya saja memang pembelajaran belum berlangsung secara ideal. Sebagian masih belajar di tenda atau di kelas darurat, dan sebagian menumpang di sekolah lain,” ujar Mu’ti.
Pihaknya mencatat baru sebagian sekolah yang sudah memulai kembali pembelajaran di lokasi semula, dengan sebaran jumlah sebanyak 3001 sekolah di Provinsi Aceh, 626 sekolah di Sumatera Barat dan 1104 di Sumatera Utara.
Untuk mempercepat proses pemulihan pembelajaran itu, pihaknya telah menyusun sejumlah rencana kerja selama dua minggu terakhir pada bulan Februari.
Salah satunya ialah pihaknya akan melanjutkan rakor percepatan rekonstruksi pascabencana dengan dinas pendidikan di tiga provinsi terdampak.
Baca juga: BNPB kaji penyesuaian anggaran huntap terkait program gentengisasi
Selain itu, pihaknya juga akan melanjutkan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) revitalisasi satuan pendidikan pascabencana dengan total target sebanyak 1204 sekolah.
Ketiga, Kemendikdasmen juga akan melanjutkan proses verifikasi dan pembuatan rekening bagi 13 ribu guru guna penyaluran Tunjangan Khusus Guru (TKG), dengan total nilai bantuan sebesar Rp83,3 miliar.
Keempat, ia mengatakan pihaknya juga akan melakukan koordinasi percepatan terkait pengusulan anggaran biaya tambahan sebesar Rp2,4 triliun.
Kelima, Kemendikdasmen juga akan kembali menyalurkan bantuan Pemerintah berupa peralatan (TIK, peralatan laboratorium, peralatan olahraga, alat kebersihan dan alat permainan edukatif, dengan total bantuan sebesar Rp60 miliar.
Baca juga: Kodam I/BB terima jembatan modular tingkatkan akses warga di Sumut
Baca juga: TNI selesaikan jembatan Armco di Tapsel penghubung antarlingkunan
Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































