Palu (ANTARA) - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengatakan Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Sulawesi Tengah, harus menambah jumlah guru besar sekitar 20 orang hingga tahun 2027 guna mempercepat peningkatan kualitas akademik.
"Tujuannya untuk peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan transformasi kelembagaan," kata Menag Nasaruddin Umar saat mengukuhkan dua guru besar UIN Datokarama di Palu, Minggu.
Menag mengatakan rektor perlu membantu para akademisi dalam percepatan meraih gelar profesor, karena semakin banyak guru besar maka memberikan keuntungan strategis yang berdampak pada kualitas akademik, reputasi, dan perkembangan institusi.
Dari segi reputasi dan perkembangan akademik, lanjutnya, kehadiran guru besar dalam jumlah banyak memberikan dampak positif terhadap penilaian akreditasi bagi suatu perguruan tinggi.
Baca juga: Rektor UIN Datokarama sambut kedatangan Menag dan Menteri ATR
"Kami berharap Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKIN) terus berkembang dan semakin maju dari sisi kualitas institusi dan kuantitas mahasiswa serta kuantitas para dosen," ujar Menag Nasaruddin Umar.
Menag menyebut guru besar UIN Datokarama hingga saat ini berjumlah 11 orang dan diperkirakan terus bertambah seiring bertambahnya program studi (pordi).
Lebih lanjut ia mengemukakan guru besar harus mampu memadukan atau mengintegrasikan antara ilmu dan zikir untuk kedalaman spiritual yang melampaui kecerdasan kognitif.
"Profesor adalah puncak pencapaian akademik bagi para pencari ilmu secara formal. Tetapi jangan lupa, di atas langit masih ada langit, artinya ketauladanan dan kerendahan hati harus dipegang teguh," kata Menag Nasaruddin Umar.
Baca juga: Menag minta UIN Datokarama jadi ujung tombak lestarikan lingkungan
Sementara itu Rektor UIN Datokarama Palu Prof Lukman Thahir mengemukakan pihaknya terus berupaya melakukan langkah-langkah percepatan peningkatan kualitas akademik. Maka permintaan Menag tentang penambahan jumlah guru besar menjadi salah satu fokus untu mewujudkannya.
"Apa yang menjadi keinginan Menag sejalan dengan visi kami. Saya juga meminta para dosen meningkatkan kapasitas disiplin ilmu dengan bersekolah kembali mengambil gelar doktoral," ucapnya.
Pada kegiatan itu dua dosen UIN Datokarama dikukuhkan sebagai guru besar yaitu Prof Dr Rusli Takunas M.Pd sebagai guru besar untuk bidang Pendidikan Islam Multikultural dan Prof Dr H Askar M.Pd sebagai guru besar bidang Pemikiran Pendidikan Islam.
Baca juga: Staf Khusus Menag: Umat beragama berhak kuliah di UIN Datokarama
Pewarta: Mohamad Ridwan
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































