Palangka Raya (ANTARA) - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar meresmikan alih status Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya di Kalimantan Tengah (Kalteng) menjadi Universitas Islam Negeri (UIN).
"Kami bangga IAIN Palangka Raya menjadi UIN, karena ingin ada pemerataan pendidikan di seluruh Indonesia," kata Menag Nasaruddin Umar di Aula UIN Palangka Raya, Jumat.
Dia mengatakan alih status IAIN menjadi UIN ini akan memberikan berikan dampak pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan pembangunan di daerah.
“Percepatan alih status UIN di luar Pulau Jawa memang menjadi perhatian kami, agar dapat segera sejajar dengan UIN yang ada di Pulau Jawa, bukan hanya dari nama, tetapi juga dari kualitasnya,” kata Menag.
Baca juga: Kemenag: 11 perguruan tinggi keagamaan negeri resmi beralih status
Menag Nasaruddin Umar menambahkan alih status IAIN menjadi UIN bukanlah proses instan.
“Peng-UIN IAIN kita di sini bukan karena dipaksakan, bukan karena dikarbit, tetapi karena benar-benar telah memenuhi seluruh persyaratan kelayakan,” kata Menag.
Peresmian tersebut menandai babak baru perjalanan pendidikan tinggi Islam di Kalteng. Pada 8 Mei 2025 IAIN Palangka Raya resmi beralih status menjadi UIN Palangka Raya, melalui terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 58 Tahun 2025.
Sementara itu, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menyampaikan apresiasi kepada civitas akademika UIN Palangka Raya atas keberhasilan transformasi tersebut.
Baca juga: Menag RI: Transformasi IAIN ke UIN Kendari perkuat mutu pendidikan
“Selamat dan sukses atas peresmian UIN Palangka Raya di bawah kepemimpinan Prof. Ahmad Dakhoir. Semoga UIN Palangka Raya semakin maju dan menjadi kebanggaan masyarakat Bumi Tambun Bungai, Bumi Pancasila,” kata Agustiar.
Ia juga menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng berkomitmen mendukung penguatan kualitas pendidikan tinggi di daerah, termasuk peningkatan daya saing lulusan agar dapat berperan dalam pembangunan daerah dan nasional.
"Dengan peresmian ini, UIN Palangka Raya diharapkan mampu memperluas kontribusinya dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta nilai-nilai keislaman, dan menjadi pusat pendidikan tinggi Islam unggulan di kawasan tengah Indonesia," kata Gubernur Kalteng Agustiar Sabran.
Baca juga: Menag resmikan UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo
Pewarta: Rendhik Andika
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































