Deli Serdang (ANTARA) - Tim Medan Falcons Tirta Bhagasasi menargetkan hasil maksimal dengan menyapu dua kemenangan pada pekan kedua Proliga 2026 yang akan berlangsung di GOR Voli Indoor Sumut Sport Center, Deli Serdang, Sumatera Utara, 15-18 Januari.
"Target kita maksimal harus bisa memenangkan dua laga yang akan kita jalani di pekan kedua ini," kata Pelatih Medan Falcons Tirta Bhagasasi Ariyanto Joko Sutrisno,di Deli Serdang, Rabu.
Pada pekan kedua ini, Medan Falcons Tirta Bhagasasi yang bertindak sebagai tuan rumah dijadwalkan menghadapi Jakarta Garuda Jaya pada Kamis (15/1) dan Surabaya Samator pada Sabtu (17/1).
Baca juga: Juara bertahan lumat Medan Falcons pada laga perdana Proliga 2026
Dua laga tersebut menjadi sangat krusial bagi tim asuhan Ariyanto Joko Sutrisno, terutama setelah hasil kurang memuaskan yang diraih pada pekan pertama di Pontianak.
Sebelumnya, saat berlaga di GOR Terpadu A. Yani Pontianak, Medan Falcons Tirta Bhagasasi harus mengakui keunggulan Jakarta Bhayangkara Presisi dengan skor telak 0-3 tanpa balas.
Ariyanto mengakui hasil di Pontianak menjadi pelajaran berharga bagi timnya. Ia berharap dukungan penuh masyarakat Sumatra Utara mampu mendongkrak semangat dan mental para pemain.
“Kemarin di Pontianak kita kalah dari Bhayangkara, itu jadi pelajaran buat kami. Sekarang kita jadi tuan rumah, kami sangat berharap doa dan dukungan masyarakat agar bisa menaikkan semangat dan mental para atlet. Ini penting untuk melancarkan jalan kita menuju final four,” katanya.
Ia menegaskan, dua pertandingan kandang ini menjadi laga wajib menang bagi Medan Falcons Tirta Bhagasasi dan kesempatan itu harus dimaksimalkan sebaik mungkin.
Baca juga: Popsivo sapu bersih kemenangan di Pontianak
“Dua pertandingan ke depan kita lawan Jakarta Garuda dan Samator, target kita wajib menang. Kita harus bisa memanfaatkan situasi dan kondisi sebagai tuan rumah,” tegasnya.
Dari sisi teknis, Ariyanto menyebut kelemahan tim pada pekan pertama terletak pada sektor pertahanan. Oleh karena itu, program latihan di Medan lebih difokuskan pada pembenahan blok dan defence.
“Di Pontianak kita kalah di pertahanan. Begitu tiba di Medan, latihan kita perbanyak di sektor pertahanan, terutama blok dan defence,” jelasnya.
Menjelang laga melawan Jakarta Garuda Jaya, Ariyanto cukup optimistis. Ia menilai dari segi pengalaman dan materi pemain, Medan Falcons masih berada di atas calon lawannya tersebut.
“Untuk Garuda, secara kekuatan dan pengalaman kita masih di atas. Mudah-mudahan kita bisa benar-benar menampilkan permainan terbaik. Sementara melawan Samator, kualitas kita relatif imbang, tapi dari sisi pengalaman Medan Falcons lebih berpengalaman,” ungkapnya.
Baca juga: Jakarta Electric cetak kemenangan perdana dalam Proliga 2026
Pewarta: Juraidi
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































