Masjid Istiqlal Houston: Simbol persatuan dan diplomasi umat Indonesia

3 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat (AS), Indroyono Soesilo, menilai bahwa Masjid Istiqlal Houston tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai simbol persatuan dan diplomasi umat Muslim Indonesia.

“Kami berharap Masjid Istiqlal Houston ini, meskipun terletak jauh dari Jakarta, dapat membawa semangat yang sama untuk komunitas Muslim di Amerika,” kata Dubes Indroyono dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.

Sementara itu, Imam Besar Masjid Istiqlal Houston, Muthahhir Arif, berterima kasih kepada diaspora Indonesia yang telah berdedikasi dalam mewujudkan pembangunan Masjid Istiqlal Houston.

Muthahhir mengatakan bahwa peran diaspora sangat penting dalam menjadikan masjid tersebut sebagai hal nyata yang bisa dinikmati oleh umat Muslim di Houston.

Dia juga menegaskan bahwa Masjid Istiqlal Houston membawa semangat Islam yang harmonis, seperti halnya yang diterapkan di Indonesia dan menjadi etalasi bagi wajah Islam yang damai, toleran, dan inklusif.

Muthahhir berkomitmen untuk membuat Masjid Istiqlal Houston tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan dan ruang dialog antarbudaya.

“Masjid ini adalah simbol dari persatuan umat, tempat bagi kami untuk memperkuat iman, menjaga Islam yang harmonis, dan membina generasi muda yang akan membawa Islam ke masa depan dengan akhlak yang mulia,” katanya.

Dia menegaskan umat Islam juga memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk mendukung para mualaf agar merasa diterima serta memperoleh bimbingan yang tepat, karena dukungan komunitas penting untuk mengatasi rasa terasing dan menjalani perjalanan spiritual dengan penuh keyakinan.

Masjid Istiqlal Houston diresmikan Duta Besar RI untuk AS, Indroyono Soesilo, pada 7 Februari 2026 di Houston, Texas, setelah lebih dari 12 tahun perjuangan Indonesian American Muslim Community (IAMC) dan KJRI Houston untuk menghadirkan tempat ibadah bagi Muslim Indonesia setempat.

Muthahhir Arif merupakan lulusan doktor di bidang Kajian Islam di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar dan telah menjadi penyampai dakwah Islam (muballigh) di AS selama 10 tahun serta menjadi Imam Besar Masjid Istiqlal Houston sejak 2024.

Baca juga: Menbud: Diplomasi budaya bisa perkuat hubungan Indonesia-Turkiye

Baca juga: Indonesia perkuat diplomasi budaya di APFF Bern, Swiss 2026

Pewarta: Cindy Frishanti Octavia
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |