Kemendikdasmen resmikan revitalisasi 38 sekolah di wilayah 3T Kalbar

4 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meresmikan hasil program revitalisasi satuan pendidikan sebanyak 38 sekolah di Kabupaten Bengkayang, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) yang berbatasan dengan Sarawak, Malaysia.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq mengatakan pendidikan adalah simbol kehadiran negara di perbatasan, sehingga program tersebut merupakan bagian dari kebijakan nasional percepatan rehabilitasi dan pembangunan sekolah untuk memastikan pemerataan akses dan mutu pendidikan hingga wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T).

Baca juga: Kemendikdasmen: Revitalisasi sekolah dongkrak mutu belajar murid SMK

“Bengkayang bukan halaman belakang Indonesia. Bengkayang adalah teras depan Indonesia. Karena itu, wajah pendidikan di sini harus kuat, aman, dan membanggakan. Sekolah yang layak adalah fondasi kepercayaan diri anak-anak kita sebagai generasi bangsa,” kata Wamendikdasmen Fajar dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Jumat.

Ia menyebutkan revitalisasi yang rampung 100 persen tersebut mencakup 3 PAUD, 19 SD, 12 SMP, dan 4 SMA. Pekerjaan meliputi pembangunan ruang kelas baru, rehabilitasi ruang belajar, penyediaan ruang UKS, ruang kepala sekolah, ruang guru, serta perbaikan toilet dan sanitasi sehat.

Sejumlah sekolah yang sebelumnya menghadapi keterbatasan ruang belajar dan kondisi bangunan yang kurang layak, kini berdiri dengan struktur lebih aman dan lingkungan yang lebih sehat.

Secara nasional, lanjutnya, program revitalisasi telah menyentuh lebih dari 16 ribu satuan pendidikan dan akan terus diperluas sebagai bagian dari transformasi pendidikan dasar dan menengah.

Baca juga: Revitalisasi sekolah 2026 sasar 71.446 satuan pendidikan

Baca juga: Kemendikdasmen revitalisasi 83 satuan pendidikan di Cianjur

Pada kesempatan yang sama, Bupati Bengkayang menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat yang dinilai menjawab kebutuhan riil daerah perbatasan.

“Revitalisasi ini bukan sekadar pembangunan fisik. Ini adalah investasi jangka panjang bagi generasi Bengkayang. Dengan sekolah yang lebih aman, sehat, dan representatif, kami optimistis kualitas pendidikan di daerah perbatasan akan semakin meningkat,” ujarnya.

Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |