Mamah Dedeh sebut Prabowo cerita kondisi perang kepada ulama di Istana

4 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Pendakwah Dedeh Rosidah atau yang akrab disapa Mamah Dedeh mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto menceritakan soal kondisi geopolitik, termasuk perang, kepada para ulama dalam silaturahmi dan buka puasa bersama di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/3) malam.

Mamah Dedeh menjadi salah satu tokoh yang diundang Presiden Prabowo dalam agenda silaturahmi bersama para ulama, pimpinan organisasi masyarakat, hingga pimpinan pondok pesantren.

"Beliau menerangkan tentang luar negeri, kondisi luar negeri, tentang negara kita, tentang bagaimana sekarang peperangan yang terjadi, itu yang disampaikan," kata Mamah Dedeh saat memberikan keterangan di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis malam.

Di sela pemaparan Prabowo, Mamah Dedeh mengaku pamit untuk pulang terlebih dahulu karena hendak melakukan syuting di salah satu televisi swasta.

Dalam pertemuan yang digelar sejak pukul 20.00 WIB tersebut, Mamah Dedeh menjelaskan Presiden Prabowo menceritakan kondisi perang hingga krisis bangsa.

"Jadi, Mamah pamit duluan. Kebetulan (beliau) masih bercerita tentang kondisi sekarang di luar negeri dan ada peperangan tadi. Abis ini kata dia menyampaikan tentang krisis bangsa," katanya.

Baca juga: Prabowo berbuka puasa bersama pimpinan Muhammadiyah, NU, MUI di Istana

Presiden Prabowo menggelar acara silaturahmi bersama para kiai dan perwakilan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di halaman tengah Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis malam. Acara tersebut, yang dihadiri oleh sejumlah kiai dan ulama dari berbagai organisasi Islam, didahului dengan acara berbuka puasa.

Sejumlah tokoh yang hadir, di antaranya Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) K.H. Miftachul Akhyar, Ketua Umum Muhammadiyah Prof. Haedar Nashir, dan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) K.H. Anwar Iskandar.

Sementara menteri Kabinet Merah Putih yang hadir dalam acara tersebut, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, dan Menteri Agama Nasaruddin Umar.

Acara pertemuan dengan para ulama itu mulai pada pukul 19.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 23.00 WIB.

Baca juga: Paparan tiga jam di Istana, Prabowo dan ulama bahas geopolitik global

Baca juga: Iftar Istana, Ulama titip pesan perdamaian ke Prabowo

Pewarta: Mentari Dwi Gayati/Galuh Prayudhia
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |