Ditanya beban hidup kelas menengah, Menko Muhaimin: Sabar dulu

4 hours ago 4
...Kita sedang mengatasi yang kemiskinan ekstrem dan miskin dulu

Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar meminta masyarakat kelas menengah maupun rentan miskin agar bersabar terkait penanganan kemiskinan yang masih berlangsung secara bertahap.

"Kita sedang mengatasi yang kemiskinan ekstrem dan miskin dulu. Sehingga ketika pekerjaan ini selesai, kita akan masuk pada menghadapi yang rentan miskin," kata Menko Muhaimin Iskandar pada Rapat Tingkat Menteri (RTM) di Jakarta, Senin.

Menurut dia, selama satu setengah tahun masa Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto masih difokuskan untuk menurunkan angka masyarakat miskin dan miskin ekstrem.

"Tentu pemerintah hari ini baru satu setengah tahun ya, akan ada saatnya kita bergerak untuk mengatasi yang rentan miskin. Sabar, kita akan terus bekerja keras, tetapi yang paling pokok kita tuntaskan dulu yang miskin ekstrem," kata Muhaimin Iskandar.

Pemerintah menargetkan bisa mencapai nol persen kemiskinan ekstrem pada akhir 2026.

Baca juga: Menko PM: Kemiskinan ekstrem pada 2025 turun

Sementara kemiskinan nasional ditarget turun menjadi 4,5 persen - 5 persen pada 2029.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik 2026, jumlah masyarakat yang rentan miskin saat ini sebesar 67,93 juta jiwa atau mengalami kenaikan 24,12 persen.

Sementara masyarakat yang menuju kelas menengah sebesar 141,95 juta jiwa atau turun 50,41 persen.

Jumlah masyarakat miskin sebesar 23,85 juta jiwa.

Masyarakat kelas menengah sebesar 46,71 juta jiwa atau 16,59 persen. Kelas atas hanya 1,18 juta jiwa atau 0,42 persen.

Menurut dia, jumlah masyarakat rentan miskin tercatat masih sangat besar dan cenderung meningkat akibat krisis global.

"Di sisi yang lain, kita terus bekerja sekuat tenaga untuk menjaga agar kelas menengah tidak turun kelas. Kelas menengah kita adalah kelas yang memiliki kerentanan akibat goncangan ekonomi yang bersumber dari berbagai masalah baik nasional maupun di tingkat global," kata Muhaimin Iskandar dalam pembukaan Rakernas Ikatan Alumni Universitas Terbuka di Bogor, Jawa Barat, Kamis (9/4).

Baca juga: Kemenko PM paparkan upaya nol kemiskinan ekstrem lewat pemberdayaan

Baca juga: Menko Muhaimin dorong penyaluran ZIS jadikan masyarakat miskin berdaya

Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |