KSAL jelaskan makna dibalik pemberian nama KRI Belati-622

3 months ago 18
"Kapal perang ini diambil dari nama senjata tradisional khas Papua atau yang dikenal juga sebagai pisau tulang burung kasuari,"

Jakarta (ANTARA) - Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menjelaskan makna filosofi dibalik nama Belati yang disematkan pada KRI Belati-622 baru milik TNI AL.

Dalam sambutannya di acara penyerahan KRI Belati-622 di Kolinlamil Jakarta Utara, Jumat, Ali menjelaskan nama "Belati" diambil dari nama senjata tajam khas Papua yang bernama Pisau Belati atau pisuwe.

"Kapal perang ini diambil dari nama senjata tradisional khas Papua atau yang dikenal juga sebagai pisau tulang burung kasuari," kata Ali.

Ali melanjutkan, Belati Papua bukan sekedar pisau yang biasa dipakai untuk memburu melainkan lambang dari simbol kekuatan, kedewasaan dan hubungan manusia dengan alam.

Makna filosofi itu lah yang ingin diambil Ali dan diberikan kepada KRI Belati-622.

"Hal ini mencerminkan bahwa prajurit KRI BELATI-622 selalu bersikap dan bertindak sesuai TNI Angkatan Laut yaitu disiplin, hirarki, dan kehormatan militer serta selalu taat pada perintah atasan dengan melambangkan keberanian, kekuatan, serta semangat," jelas dia.

Ali berharap dengan adanya KRI Belati-622, pertahanan TNI AL semakin kuat sehingga dapat lebih maksimal menjaga kedaulatan wilayah laut Indonesia.

Untuk diketahui, hari ini pihak Kementerian Pertahanan menyerahkan KRI Belati-622 ke TNI AL setelah sebelumnya selesai dibangun oleh PT. Tesco Indomaritim.

Kapal tipe KCR ini sebelumnya juga telah melalui proses pemberian nama atau ship naming di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (1/10).

Setelah selesai diserahkan, kapal tipe kapal cepat rudal (KCR) ini nantinya akan bertugas di wilayah Komando Armada (Koarmad) III yang berada di wilayah Sorong, Papua, Barat Daya.

Baca juga: KSAL sebut KRI Belati-622 jadi simbol modernisasi alutsista laut

Baca juga: TNI AL kembangkan KSOT agar bisa dilengkapi senjata torpedo

Baca juga: KSAL resmikan kapal baru TNI AL yaitu KRI Belati-622

Pewarta: Walda Marison
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |