Jakarta (ANTARA) - Sejumlah peristiwa dan kriminalitas yang terjadi di Jakarta pada Rabu (21/1) telah disuguhkan di Kanal Metro di antaranya anak influencer (pemengaruh) menjadi korban "bullying" hingga pelajar judi balap liar di Jakarta Selatan.
Berikut berita pilihan yang masih bisa Anda simak kembali untuk menemani aktivitas pagi hari;
1. Anak influencer diduga jadi korban "bullying" dan pelecehan seksual
Jakarta (ANTARA) - Anak perempuan dari pemengaruh (influencer) berinisial H, yakni C diduga menjadi korban perundungan (bullying) dan pelecehan seksual oleh teman sekolahnya di salah satu SMP Negeri Jakarta Timur.
Peristiwa bermula ketika salah satu teman anaknya berinisial R diduga mengajak C menyambut tahun baru bersama.
2. Akun medsos kelompok tawuran di Jaktim dipantau polisi
Jakarta (ANTARA) - Polres Metro Jakarta Timur memantau aktivitas dan pengelompokan akun media sosial yang diduga terkait kelompok tawuran remaja di wilayah tersebut.
"Media sosial saat ini sering digunakan sebagai sarana komunikasi dan provokasi," kata Wakapolres Metro Jakarta Timur, AKBP Achmad Akbar saat Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Kota (Forkopimko) di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Rabu.
3. Mayat bayi di aliran Cengkareng Drain Jakbar dievakuasi
Jakarta (ANTARA) - Petugas gabungan mengevakuasi sesosok mayat bayi berjenis kelamin laki-laki dari aliran Kali Cengkareng Drain, Jakarta Barat.
"Sudah dievakuasi, sementara menunggu identifikasi lanjutan dan proses pendalaman," ucap Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, Iptu Aang Kaharudin saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.
4. Rumah tiga lantai di Pademangan Jakut dirampok
Jakarta (ANTARA) - Sebanyak tiga orang diduga merampok rumah tiga lantai di Jalan Pademangan 4 Gang 31, RT 10/01 Kelurahan Pademangan Timur, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara.
"Mereka dirampok dan sejumlah barang berharga dibawa kabur pada Rabu siang," kata Ketua RT Etty di Jakarta, Rabu.
5. Pelajar judi balap lari sampai tutup jalan ditangkap polisi di Jaksel
Jakarta (ANTARA) - Kepolisian menangkap delapan pelajar karena diduga judi balap lari layaknya seperti di cabang olahraga altetik sampai menutup jalan di Jalan M Saidi Raya, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
"Untuk pelakunya berjumlah delapan anak dan untuk kejadian ini bukan kali pertama dilakukan oleh mereka," kata Kapolsek Pesanggrahan Kompol Seala Syah Alam kepada wartawan di Jakarta, Rabu.
Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































