Kota Bandung (ANTARA) - Pemerintah Kota Bandung merelokasi sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terdampak rencana pembongkaran Teras Cihampelas dengan menyiapkan lokasi khusus agar aktivitas ekonomi tetap berjalan.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, saat ini akses di bagian atas Teras Cihampelas telah ditutup dan pelaku UMKM yang sebelumnya berjualan di area tersebut diarahkan untuk beraktivitas di bagian bawah.
“UMKM di atas kita arahkan ke bawah. Bukan ke trotoar, tapi ke tempat khusus yang kita siapkan,” kata Farhan di Bandung, Rabu.
Selain relokasi UMKM, Pemkot Bandung juga telah melakukan pembersihan area pedestrian, termasuk tiang dan fasilitas penerangan. Seluruh lampu pedestrian dipastikan kembali menyala agar area atas dan bawah aman dilalui masyarakat.
Baca juga: Dinsos Bandung menargetkan Sekolah Rakyat permanen dapat rampung 2026
Farhan menyebutkan, seluruh proses pembongkaran Teras Cihampelas nantinya akan dibiayai oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat setelah izin pembongkaran diterbitkan oleh Pemkot Bandung.
“Itu permintaan dari Pak Dedi Mulyadi. Pak Dedi bilang yang paling penting saya memperjuangkan izinnya. Nanti izinnya diserahkan kepada Pemprov dan Pemprov yang akan membongkar semuanya,” ujarnya.
Ia menambahkan, setelah seluruh perizinan rampung, proses pembongkaran sepenuhnya akan ditangani dan dibiayai oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Pokoknya begitu dapat izin pembongkaran, maka kita serahkan kepada provinsi. Semuanya akan dibongkar,” katanya.
Baca juga: Pemkot Bandung percantik 17 ruas jalan destinasi wisata
Terkait nilai anggaran dan waktu pelaksanaan pembongkaran, Farhan mengaku belum mengetahuinya secara pasti karena masih menunggu penyelesaian perizinan.
“Belum tahu nilainya berapa dan kapan mulai dibongkar. Yang penting izinnya dulu,” ujarnya.
Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































